Breaking News:

Demi Anak bisa Ikuti Belajar Online saat Pandemi Covid-19, Ayah Nekat Curi Ponsel, Pemiliknya Lemas

Karena penasaran, Ahmad pun mencoba mencari ponsel itu dengan menggunakan aplikasi pelacakan.

Editor: Aminudin
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Ilustrasi pelaku narkoba - Dua anggota Polisi yang terlibat jaringan narkoba Batam divonis mati hakim di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat 

"Awalnya, sih, kalau HP-nya ada, pelaku pencurian mau saya bawa ke kantor polisi. Cuma setelah ketemu, kok jadi sedih dan ada rasa kasihan," katanya.

Di dalam rumah, kata Ahmad, terdapat pasangan suami-istri dengan tiga anak.

Rumah itu berukuran sekitar 4x6 meter persegi dan terbuat dari bilik bambu. Tak banyak perabotan di dalam rumah. Hanya ada satu lemari pakaian dan lemari piring yang sudah usang.

Kondisi rumahnya pun sangat sederhana.

Salah seorang anak dilihat Ahmad sedang belajar daring memakai HP milik ayahnya.

Ahmad pun makin sedih dan miris karena HP curian itu ternyata dipakai untuk belajar.

Menurut Ahmad, anak itu duduk di kelas 1 SMP, sedangkan kakaknya sudah putus sekolah dan adiknya yang paling bontot belum bersekolah.

 

tribunnews
PEMBELAJARAN JARAK JAUH - Suasana pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada hari pertama pembelajaran di SMK PGRI 13 dengan video confrence lewat google meeting, Senin (20/7). Kendalanya untuk kelas XII karena biasanya semester dua sudah uji kompetensi, sehingga nanti ditunjuk siswa menjadi instruktur di kelas dan akan menjadwalkan siswa lainnya secara bergantian ke sekolah untuk melakukan praktek dan mendapat buku referensi sampai bank soal. Selain kendala praktek, PJJ juga terkendala semakin banyaknya siswa lalai hadir dalam kelas daring. Sehingga siswa yang tidak hadir nantinya akan diminta membuat resume. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ (SURYA/SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ)

"Saya sangat enggak nyangka si bapak nyuri HP biar anaknya bisa tetap sekolah dan belajar daring. Dari situ saya langsung lemas. Apalagi waktu nunggu, saya lihat keluarga itu cuma makan sepiring mi instan dan dimakan bersama," ujarnya.

Kepada bapak pemilik rumah, Ahmad pun mengatakan HP yang digunakan anak itu milik ayahnya.

Bapak yang bekerja sebagai kuli itu pun mengakui bahwa HP itu memang hasil curian.

"Saya minta saja si bapak datang ke rumah biar enggak salah paham. Dia langsung datang sambil menangis," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved