Breaking News:

Anji Mengaku Tak Ada Niat Singgung Dunia Kedokteran, Siap Bantu IDI Sebarkan Berita

Anji mengaku siap membantu Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dengan menyebarkan berita jika dikemudian hari obat Covid-19 sudah benar-benar ditemukan.

Editor: Anne Maria
KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG
Anji Manji menjadi sorotan lantaran vlognya bersama Hadi Pranoto 

"Dalam hal ini berkaitan dengan musik, industri kreatif, dan juga pariwisata yang sering saya suarakan selama ini," terangnya.

Dalam video klarifikasinya, Anji juga siap jika dikemudian hari dirinya diminta untuk memberikan edukasi kepasa masyarakat terkait Covid-19

Ramalan Zodiak Asmara Jumat 7 Agustus 2020, Taurus Bergairah, Gemini Terlalu Mengkritik, Leo Dewasa

Ramalan Zodiak Hari Ini Jumat 7 Agustus 2020, Cancer Beri Opini, Capricorn Ambil Keputusan Sulit

"Lalu saya juga terbuka untuk mengedukasi masyarakat sesuai arahan BNPB dan juga Pemerintah. Terakhir saya menyatakan meminta maaf untuk segala kegaduhan yang sudah terjadi," pungkas Anji.

Video klarifikasi tersebur ia buat untuk menanggapi kritikan dan tudingan kepada dirinya usai melakukan sesi wawancara dengan Hadi Pranoto.

Anji dinilai menyebarkan berita bohong dengan membuat vlog dengan judul "BISA KEMBALI NORMAL? OBAT COVID-19 SUDAH DITEMUKAN!! (Part1)". Karena hingga kini obat untuk Covid-19 masih terus dicari.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus (Tangkap layar channel YouTube KompasTV)

Belum Ada Tersangka

Perkara dugaan penyebaran berita bohong dalam konten Youtube Erdian Aji Prihartanto bersama dengan Hadi Pranoto mengenai penemuan obat Covid-19 berbuntut panjang. Status perkara itu kini telah naik penyidikan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan penetapan status perkara tersebut setelah kepolisian memeriksa sejumlah saksi. Saksi yang telah dihadirkan adalah Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid dan dua saksi dari pelapor.

"Bukti-bukti yang ada dan hasil keterangan saksi baik itu pelapor. Setelah itu kita lakukan gelar perkara tadi pagi dan memang sudah memenuhi persangkaan di pasal 28 junto pasal 45A di UU ITE. Perkara ini ditingkatkan dari penyelidikan naik ke penyidikan," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Kamis (6/8/2020).

Meski berstatus penyidikan, kepolisian masih belum menetapkan satu pun tersangka dalam kasus tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved