Breaking News:

CALON TARUNA AKPOL TERGANJAL CORONA

FAKTA Calon Taruni Akpol Polda Kepri Gagal karena Covid-19, Ungguhan Sempat Viral di Twitter

Positif terpapar Covid-19 menjadi dasar panitia seleksi menggugurkan salah satu calon taruni Akpol lolos seleksi.

TRIBUNBATAM.id/ALAMUDIN HAMAPU
Polda Kepri menggelar jumpa pers terkait kabar yang sempat viral di Twitter dan menyebut peringkat pertama calon taruni Akpol Kepri gagal karena Covid-19. 

Harry menjelaskan Covid-19 memang bisa disembuhkan tetapi jadwal dan rencana perekrutan calon taruna juga terus berjalan.

Kepolisian daerah (Polda) Kepri menggelar konferensi pers terkait kabar yang sempat viral di twitter yang menyebut ranking pertama calon taruna Akpol Kepri gagal karena Covid-19.
Kepolisian daerah (Polda) Kepri menggelar konferensi pers terkait kabar yang sempat viral di twitter yang menyebut ranking pertama calon taruna Akpol Kepri gagal karena Covid-19. (TRIBUNBATAM.id/ALAMUDIN HAMAPU)

"Perekrutan Taruna dan Taruni Akpol dan tantama ini dilaksanakan secara serentak seluruh Indonesia.

Sehingga ada timeline kegiatan perekrutan sehingga tidak mungkin kita menunggu," ujarnya.

"Memang benar ada kemungkinan besar Covid-19 bisa disembuhkan, kita juga terpengaruh timeline waktu proses pemeriksaan dan seleksi terpusat," sambungnya.

Curhatan Calon Taruna Akpol di Twitter Ditanggapi Kabid Humas Polda Kepri: Sampaikan Secara Benar

Jelaskan Beda Aksi KKB dan Terorisme, Polda Kepri Gelar Diskusi Diikuti 100 Orang

Dalam jumpa pers Ketua BTKLPP Kota Batam Budi Santosa menjelaskan pihaknya menerima 43 sampel swab PCR Test pada Rabu ( 29/7/2020)  dari RS Bhayangkara.

Dijelaskan setiap sampel dilengkapi dengan data peserta dan fotokopi KTP.

Kemudian sampel diuji melalui PCR di Laboratorium BTKLPP pada hari yang sama.

"Pada tanggal 30 Juli 2020 hasil keluar dan dikirim pada tanggal 31 Juli 2020," ujar Budi Santosa.

"Pada pemeriksaan sampel di laboratorium telah diregistrasi dan proses pembongkaran spesimen, pemberiaan ID dan label berdasarkan nomor laboratorium.

Setelah semua proses berjalan kita mendapatkan hasil yang mana saja negatif dan positif serta kami berikan tanda dan kemudian dikroscek kembali dengan nomor ID pada label sampel.

Halaman
123
Editor: Irfan Azmi Silalahi
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved