TRIBUN WIKI
Sperma Encer Bisa Jadi Tanda Masalah Kesuburan, Bagaimana Cara Mengatasinya?
Sperma adalah cairan kental yang berwarna keputihan. Beberapa kondisi dapat mengubah kekentalan cairan yang dikeluarkan pria saat ejakulasi jadi encer
Editor: Widi Wahyuning Tyas
TRIBUNBATAM.id - Sperma adalah cairan kental yang berwarna keputihan.
Namun, beberapa kondisi dapat mengubah kekentalan cairan yang dikeluarkan pria saat ejakulasi menjadi lebih encer.
Air mani atau sperma encer yang hanya terjadi sesekali umumnya bukan masalah kesehatan serius.
Namun, apabila sperma encer terjadi berulang kali dalam waktu yang lama, kondisi tersebut bisa jadi tanda masalah kesuburan.
Penyebab sperma encer
Melansir Healthline, terdapat beberapa penyebab sperma encer, di antaranya:
- Jumlah sperma sedikit atau oligospermia
- Jumlah sperma kurang dari 15 juta sperma per milileter diangap di bawah normal.
Sperma bisa sedikit karena pembengkakan pembuluh darah testis, infeksi menular seksual, tumor, ketidakseimbangan hormon, sampai masalah ejakulasi
- Sering ejakulasi
Ejakulasi yang terlalu sering bisa menyebabkan produksi air mani encer.
Jika pria ejakulasi selama beberapa kali sehari, kualitas air mani umumnya akan berubah dari kental menjadi lebih encer.
Tubuh pria membutuhkan waktu beberapa jam untuk menghasilkan air mani yang normal dan sehat kembali.
- Kekurangan zinc
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-sprema-dan-sel-telur.jpg)