Breaking News:

Alami Resesi, Perekonomian Singapura di Kuartal II 2020 Minus 42,9 Persen

Akibat pandemi Covid-19, sejumlah negara di dunia mengalami resesi ekonomi. Perekonomian Singapura bahkan alami kontraksi sebesar 42,9 persen di 2020

freepik.com
Singapura resesi, ekonomi kuartal II minus 42,9 persen dibandingkan sebelumnya. 

Editor: Putri Larasati Anggiawan

TRIBUNBATAM.id, SINGAPURA - Akibat pandemi Covid-19, sejumlah negara di dunia mengalami resesi ekonomi.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah Singapura.

Perekonomian Singapura bahkan mengalami kontraksi sebesar 42,9 persen (quarter to quarter) pada kuartal kedua tahun 2020 ini.

Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura pun menyatakan, hal tersebut membuat perekonomian negerinya itu masuk ke dalam definisi resesi secara teknis.

Dikutip dari CNBC, Selasa (11/8/2020) data terkini Produk Domestik Bruto (PDB) tersebut lebih buruk dibandingkan dengan estimasi pemerintah.

Berdasarkan proyeksi pemerintah yang didasarkan pada data bulan April dan Mei, perekonomian Negeri Singa diproyeksi bakal merosot 41,2 persen secara pada kuartal II-2020 jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Sebaran Kasus Covid-19 di Asia Tenggara, Singapura Tertinggi Ketiga, Tembus 55 Ribu Infeksi

Adapun secara tahunan, perekonomian Singapura merosot 13,2 persen.

Angka tersebut lebih buruk jika dibandingkan dengan proyeksi pemerintah, yakni -12,6 persen (yoy).

Pemerintah Singapura pun memutuskan untuk merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Singapura menjadi di kisaran -5 persen hingga -7 persen sepanjang tahun 2020.

Halaman
1234
Editor: Putri Larasati Anggiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved