Breaking News:

Tekan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Kerja dan Mitra Kerja, Ini Upaya PGN

PGN menyediakan moda transportasi berupa bis dan mobil sebagai pengganti transportasi pekerja yang biasanya memakai transportasi publik.

TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Petugas menyemprot disinfektan di lingkungan kerja PGN Group untuk menekan penyebaran Covid-19. 

Editor: Dewi Haryati

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menjadi bagian dari PT Pertamina (Persero) selaku induk dari Holding Migas untuk menjalankan program yang mendukung pemerintah dalam memutuskan rantai penyebaran COVID-19.

Sejumlah upaya telah dilakukan untuk membantu masyarakat dalam menghadapi COVID-19. Namun, PGN juga konsisten berupaya menekan penyebaran COVID-19 di lingkungan kerja maupun mitra kerja.

Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama mengungkapkan bahwa sekitar 3.200 pekerja PGN Group kembali beraktivitas di kantor sesuai arahan Kementerian BUMN untuk menerapkan skenario new normal sejak Juni lalu.

Pada pelaksanaan scenario new normal dilaksanakan WFO fleksibel maksimal 50% pekerja. Sampai saat ini, WFO fleksibel juga masih diterapkan, karena situasi yang belum kondusif.

“Sesuai arahan Pertamina, melaksanakan WFO dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 dengan ketat. Pekerja masuk kantor dengan syarat utamanya adalah dalam kondisi sehat atau fit dan tidak memakai transportasi umum massal. Pemeriksaan temperatur juga wajib dilakukan sebelum memasuki area kerja,” ujar Rachmat, Rabu (12/8/2020).

Petugas menyemprot disinfektan di lingkungan kerja PGN Group untuk menekan penyebaran Covid-19.
Petugas menyemprot disinfektan di lingkungan kerja PGN Group untuk menekan penyebaran Covid-19. (TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA)

Lebih lanjut, Rachmat menjelaskan bahwa perusahaan menyediakan moda transportasi berupa bis dan mobil sebagai pengganti transportasi pekerja yang biasanya memakai transportasi publik.
Pemberangkatan setiap pagi dibagi menjadi 2 yaitu pukul 06.00 WIB dan 11.00 WIB.

“Titik-titik penjemputan berada di Tangerang, Depok, Bogor, dan Bekasi. Shuttle juga standby untuk mengantar pekerja pulang dari kantor,” kata Rachmat.

“Saat ini kami juga sangat mengantisipasi munculnya klaster penularan COVID-19 di perkantoran yang ramai diberitakan. Kalau berdasarkan skenario awal, bulan ini diprediksi sudah ada penambahan pekerja menjadi sekitar 70% yang WFO.

Tetapi mengingat keadaan yang belum membaik, maka pembatasan kegiatan perkantoran masih berlaku dan tetap dilaksanakan penerapan disiplin atas protokol kesehatan COVID-19,” sambungnya.

Rachmat menjelaskan, perusahaan secara berkala membersihkan area kantor dan membatasi penggunaan perangkat kantor. Di samping itu, sistem presensi saat ini menggunakan aplikasi dari ponsel pribadi dan mewajibkan pekerja membawa peralatan ibadah sendiri.

Halaman
12
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved