Breaking News:

CEO Xiaomi Puji Perjuangan Wanita Batak, Sebut Nama Ellyana Pasaribu Karyawati Sat Nusapersada Batam

Lei Jun mencontohkan bagaimana kehadiran Xiaomi bisa mengubah nasib seseorang, lewat kisah hidup Ellyana.

(Lulu Cinantya/Kompas.com)
Ellyana Pasaribu (36), pekerja fasilitas perakitan Xiaomi di Sat Nusapersada, Batam. 

"Setelah Xiaomi membuka lini produksi lokal tiga tahun lalu, Ia mendapatkan pekerjaan yang mengubah hidupnya.

Ia jadi mengenal banyak teman di tempat kerja dan melihat dunia lebih luas," lanjut Jun.

Ellyana pernah diwawancarai oleh KompasTekno saat melakukan peliputan di pabrik perakitan ponsel Xiaomi di Batam, Januari 2019 lalu.

Di rumahnya yang berada di kampung Tiban Lama, Batam, Ellyana bercerita suaminya meninggal pada Juni 2018.

Anak pertamanya sudah SMA, yang kedua SMP, dan si bungsu masih tiga tahun.

Saat Xiaomi membuka fasilitas perakitan di Batam pada 2017, Ellyana pun melihat kesempatan dan mengajukan lamaran pekerjaan.

"Dulu aku sudah pernah kerja di Satnusa, lalu keluar karena vendor-nya sudah nggak ada lagi.

Baru-baru ini aku minta kerja lagi ke superintendent aku yang lama, ternyata ada lowongan di fasilitas Xiaomi," ia menjelaskan.

Kini, sudah lebih dari dua tahun Ellyana bekerja sebagai petugas kebersihan di fasilitas perakitan Xiaomi di PT Satnusa Persada.

Ia bertanggung jawab atas kesterilan alat dan ruangan perakitan ponsel itu.

Halaman
1234
Editor: Irfan Azmi Silalahi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved