Breaking News:

Tangan dan Kaki Memar, Gadis Berkebutuhan Khusus di Batam Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Menurut kuasa hukumnya, Marrulak, JO sudah mengalami penyiksaan dari sang ayah kandung sejak perceraian orangtuanya setahun yang lalu.

Penulis: Anne Maria | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Komisioner KPPAD Kepri Erry Syahrial saat mendatangi korban JO (18) di rumah ibu kandungnya Fani 

Editor: Dewi Haryati

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Seorang gadis di Batam diduga menjadi korban tindak kekerasan oleh ayah kandungnya.

Tragisnya lagi, gadis berinisial JO (18) ini merupakan orang dengan kebutuhan khusus.

JO yang merasa diperlakukan tidak baik pun memilih melarikan diri meninggalkan rumah ayah kandungnya yang berada di kawasan Tiban, Batam.

Gadis tersebut kini berada di rumah sang ibu kandung, Fani yang berada di kawasan Sekupang.

Fani pun melaporkan tindak kekerasan yang diterima putrinya tersebut ke Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kepri.

 DAFTAR Tuntutan Mahasiswa dalam Aksi Demo di Kantor Imigrasi Tanjungpinang Terkait TKA Asal China

Sang ibu melalui kuasa hukumnya, Marrulak Simanjuntak dari SS & Partner menceritakan awal mula tindak kekerasan yang dialami putrinya.

Menurut Marrulak, JO sudah mengalami penyiksaan dari sang ayah kandung sejak perceraian orangtuanya setahun yang lalu.

"Bukan hanya ayah kandungnya saja, tapi perlakuan serupa juga dilakukan oleh ibu tirinya," ujar Marrulak.

Ia mengatakan saat melarikan diri dari rumahnya, rekan JO di sekolah pun menghubungi ibu kandung gadis tersebut.

Baru kemudian sang ibu menjemput putrinya itu.

"Saat itu, ibunya tidak menanyakan kenapa dia pergi dari rumah ayahnya. Karena secara hukum, memang ayahnya yang pegang hak asuh anak," katanya.

Guna menenangkan batin anaknya, sang ibu mengaku baru mempertanyakan alasan JO melarikan diri pada Sabtu (8/8/2020) lalu.

Dari sanalah sang ibu kandung mengetahui tindakan kekerasan yang tidak hanya dialami JO.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved