Breaking News:

ASET BP BATAM

Tugas dan Kekuatan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran Bandara Hang Nadim Batam

Dua unit mobil pemadam kebakaran yang dimiliki BUBU Hang Nadim, BP Batam merupakan salah satu dari kelengkapan aset PKP-PK BP Batam.

ISTIMEWA
Mobil pemadam kebakaran keluaran terbaru bermerek Ziegler 

Mobil pemadam kebakaran keluaran terbaru bermerek Ziegler itu melaju gesit di sisi landasan pacu Bandara Hang Nadim Batam.

Sirenenya meraung-raung dengan nyaring, sementara moncong penyemprot air dan busa yang ada di atasnya bergerak-gerak mengunci sasaran.

Tak lama kemudian, air menyembur dengan kencang dalam bentuk melambung membasahi seluruh aspal landasan pacu dalam hitungan detik.

"Ini lah unit mobil pemadam kebakaran milik Bandara Hang Nadim Batam yang terbaru. Mereknya Ziegler, dan kita punya dua di bandara ini," jelas Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam, Suwarso, dalam simulasi Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK).

Dua unit mobil pemadam kebakaran yang dimiliki BUBU Hang Nadim, BP Batam, tersebut merupakan salah satu dari kelengkapan aset PKP-PK BP Batam yang turut berkontribusi dalam penilaian Bandara Hang Nadim sebagai Bandara Internasional Kelas I.

Bandara Hang Nadim Batam juga dilengkapi dengan 2 unit foam tender tipe I berkapasitas 12.500 L air, 1 unit foam tender tipe I kapasitas 12.000 L air, 1 unit foam tender tipe II 10.000 L air, 1 unit foam tender tipe IV kapasitas 4.500 L air, 2 unit nurse tender kapasitas 5.000 L air, 3 unit ambulans, 1 unit mobil komando, 1 unit utility car, 1 unit Forward Command Post (FCP), dan 1 set Salvage.

"Dengan kelengkapan ini, diharapkan dapat menunjang tugas berat tim PKP-PK Bandara Hang Nadim dalam menanggulangi kecelakaan atau pun kebakaran di sekitar lokasi bandara," ujar Suwarso.

Selain didukung sarana tercanggih dan lengkap, tim PKP-PK juga digerakkan oleh 81 personil berlisensi yang tak perlu diragukan lagi kekuatan dan kualitas SDM-nya. Dengan terbagi atas tiga grup yaitu Alpha, Bravo dan Charlie, masing-masing shift yang terdiri dari 24 personil selalu siaga memantau jalannya pesawat dengan mulus.

"Di sini juga ada ruang watchroom, yang selalu dijaga oleh personil PKP-PK. Fungsinya untuk memantau pergerakan pesawat di movement area," tambah Suwarso. (adv)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved