Breaking News:

Unggahan di Facebook Hina Nabi Muhammad Bikin India Mencekam, 3 Tewas, Polisi Pakai Peluru Tajam

Polisi menembaki kerumunan orang yang protes soal unggahan seorang pengguna media sosial yang diduga menghujat Nabi Muhammad di Facebook.

Tribun Batam/Herudin
Ilustrasi. Bentrokan terjadi antara warga dan polisi di India. Polisi menembaki kerumunan orang yang protes soal unggahan seorang pengguna media sosial yang diduga menghujat Nabi Muhammad di Facebook. 

Unggahan Seorang Pengguna Facebook yang Hina Nabi Muhammad Bikin India Mencekam, 3 Orang Tewas saat Terjadi Bentrokan, Polisi Tembaki Pengunjuk Rasa Pakai Peluru Tajam.

TRIBUNBATAM.id, NEW DELHI - Bentrokan bernada agama pecah di jalanan Kota Bangalore, India.

Untuk membubarkan massa polisi terpaksa menembakkan peluru tajam untuk membubarkan pengunjuk rasa.

Andre Taulany Diistirahatkan Stasiun TV Setelah Dituding Hina Nabi: Ini Berkah dari Allah

Warga Arab Diancam Hukuman Mati karena Hina Nabi Muhammad

Bentrokan ini berujung pada tewasnya 3 orang.

Polisi menembaki kerumunan orang yang protes soal unggahan seorang pengguna media sosial yang diduga menghujat Nabi Muhammad di Facebook.

Heboh! Video Hina Nabi Muhammad, Pria Ini Dicokok Polisi, Alasan Perbuatannya Terkuak

Gus Muwafiq Dilaporkan FPI ke Bareskrim karena Dianggap Hina Nabi Muhammad

Massa berkumpul di luar rumah seorang politisi lokal yang kerabatnya yang dituduh membuat postingan "ofensif" tentang Nabi Muhammad, nabi besar umat Islam.

Ilustrasi
Ilustrasi (belitung.tribunnews.com)

Mereka membakar kendaraan dan menyerang polisi yang tiba di tempat kejadian dengan batu, kata polisi kepada BBC Hindi.

Polisi menahan pria itu dan juga 110 orang lainnya yang berada di dalam kerumunan.

Komisioner kota, Kamal Pant mengatakan bahwa sedikitnya 60 polisi termasuk perwira senior terluka dalam kekerasan pada Selasa malam kemairin (11/8/2020).

Jam malam juga diberlakukan di dua distrik polisi di kota itu, katanya.

Sementara itu polisi kota menge-tweet bahwa situasinya telah "terkendali" dan menembakkan peluru tajam untuk membubarkan massa setelah menggunakan gas air mata dan alat pukul pentung.

Kematian 3 orang itu dikonfirmasi oleh menteri dalam negeri negara bagian Karnataka di mana Bangalore adalah ibu kotanya.

Kekerasan dimulai setelah pengunjuk rasa berkumpul di luar rumah politisi serta kantor polisi setelah melihat postingan yang menyinggung tersebut, yang menurut media lokal telah dihapus.

Sementara itu, anggota parlemen Akhanda Srinivas Murthy membuat video imbauan kepada pengunjuk rasa agar tetap tenang dan menjanjikan keadilan kepada mereka.

Dua kelompok warga terlibat bentrok di kawasan Terminal Remu, Kota Sorong, Papua Barat, dua kelompok saling serang dengan menggunakan batu dan alat tajam, Jumat (8/5/2020) siang.
Dua kelompok warga terlibat bentrok di kawasan Terminal Remu, Kota Sorong, Papua Barat, dua kelompok saling serang dengan menggunakan batu dan alat tajam, Jumat (8/5/2020) siang. (KOMPAS.com/MAICHEL)
Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved