Breaking News:

PENYELUNDUPAN MAYAT DI BATAM

Dua Pelaku Penyelundupan Mayat di Batam Terancam 15 Tahun Penjara

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 4, Pasal 10 Undang – Undang Republik Indonesia nomor 21 tahun 2007 dan UU no 6/2018.Ancaman 15 tahun

TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDIN HAMAPU
Konferensi pers pengungkapan kasus penyelundupan mayat ABK kapal Fu Yuan Yu 829 di Polda Kepri pada Jumat (14/8/2020) 

Editor: Dewi Haryati

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dua orang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penyelundupan tiga mayat melalui perairan Kepri.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhart didampingi Dirkrimum Polda Kepri, Kombes pol Arie Dharmanto dan Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kepri menyayangkan perbuatan yang dilakukan para tersangka, yakni Joni dan Erlangga dari PT SMB.

"Apalagi kita ketahui saat ini kita tengah berada di tengah pandemi Covid-19," ujar Harry, Jumat (14/8/2020) saat konferensi pers di Mapolda Kepri.

Selain itu, Harry juga menyayangkan perekrutan Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara ilegal masih dilakukan.

"Kejadian ini menjadi sebuah keprihatinan kita bersama, di saat ini masih ada warga negara kita yang menjadi ABK melalui perekrutan yang tidak legal.

Hal ini tentunya menjadi fokus dari Ditreskrimum Polda Kepri untuk mengungkap jaringan Tindak Pidana Perdagangan Orang," ujarnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 4, Pasal 10 Undang – Undang Republik Indonesia nomor 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang juncto Pasal 93 Undang-Undang nomor 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan jo pasal 181 KUHP.

"Dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 5.000.000.000 (lima miliar rupiah)," katanya.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan polisi, para korban sempat diberangkatkan pada Oktober 2019 ke Taiwan melalui Singapura.

Halaman
1234
Penulis: Alamudin Hamapu
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved