Breaking News:

BATAM TERKINI

TERUNGKAP, Siswa SMP Batam Tewas Diduga Dipukul Saat Salat Magrib, Sempat Minta Maaf ke Temannya

Dari penuturan keluarga korban, Yasa diduga mendapat pemukulan di kepala bagian belakang oleh temannya saat berada di musala tak jauh dari kediaman

TribunBatam.id/Ichwan Nur Fadillah
Isak tangis saat pemakaman Syahrul Ramadhan Yasa Pratama (15) di Tanjung Sengkuang, Minggu (16/8/2020). Semasa hidup, Yasa dikenal memiliki jiwa sosial tinggi. Ia diduga menjadi korban perundungan secara fisik oleh rekan sepermainannya. 

TRIBUNBATAM.id - Duka menyelimuti pemakaman Syahrul Ramadhan Yasa Prama (15).

Siswa SMP di Batam ini menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit (RS) Budi Kemuliaan, Jumat (15/8/2020).

Sebelum dibawa ke RS, korban yang semasa hidup akrab disapa Yasa sempat muntah-muntah dan kejang.

Dari penuturan keluarga korban, Yasa diduga mendapat pemukulan di kepala bagian belakang oleh temannya saat berada di musala tak jauh dari kediamannya.

Joko, ayah korban mendapat informasi dari teman anaknya,  bahwa Yasa dipukul temannya saat Salat Magrib.

Setelah salat, korban juga sempat mengeluhkan sakit di bagian kepalanya.

Pada saat pemakaman kedua orangtua korban seakan tak rela melepas kepergian Yasa.

Beberapa kali, ibu Yasa terus-terusan memeluk batu nisan bertuliskan namanya.

Tak hanya keluarga, guru hingga rekan sepermainannya pun ikut menangis saat jenazah Yasa dimasukkan ke liang lahat.

"Jiwa sosial Yasa tinggi," bisik seorang guru SMPN 29 Batam bernama Ali, tempat Yasa menimba ilmu kepada Tribun Batam, Minggu (16/8/2020).

Halaman
1234
Editor: Azmi S
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved