Breaking News:

Bayinya Masih Terbaring di Kamar Bersalin, Ibu ini Tega Bertransaksi dan Jual Anak Rp 30 Juta

Ditegaskan, saat ini kelima tersangka masih dalam pemeriksaan untuk mengetahui motivasi ibu bayi dan tersangka dalam melakukan perbuatannya.

Editor: Eko Setiawan
Shuttershock
Ilustrasi bayi - Seorang bayi di tega dijual ibunya sendiri 

TRIBUNBATAM.id |Kuburaya - Anaknya masih terbaring di kamar bersalin, seorang ibu nekat menjual anaknya denganharga Rp 30 Juta.

Seorang ibu di Kubu Raya nekat menjual bayinya.

Bayi tersebut dijual seharga Rp 30 juta.

Padahal sang ibu masih terbaring di kamar bersalin menjalani perawatan.

Mengenal Pagofagia, Kebiasaan Mengunyah Es Batu Terlalu Sering, Apa Bahayanya?

UPDATE August 21: A Total of 1,989,870 Specimens had been Checked for Covid-19

Dalam kasus tersebut, lima orang wanita ditangkap, termasuk pembeli dan ibu si bayi yang menjual bayinya.

Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui si ibu menjual bayinya seharga Rp 30 juta.

“Dari tangan tersangka, petugas mendapatkan uang tunai sebesar Rp 30 juta yang diakui milik tersangka dan akan diserahkan kepada ibu bayi,” kata melalui keterangan tertulisnya, Jumat (21/8/2020).

Luthfi tidak menjelaskan alasan yang membuat si ibu menjual bayinya tersebut.

Pasalnya ibu itu masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalbar.

“Ibu bayi, berinisial J masih terbaring di kamar bersalin. Sedangkan bayi sudah dibawa dan dipegang oleh seorang pengasuh,” ujar Luthfi.

Sebagaimana diketahui, kelima orang wanita yang ditangkap masing-masing berinisial J, ibu bayi, dan E sebagai pembeli, serta tiga wanita lain yang berperan sebagai perantara.

“Anak yang diperjualbelikan ini masih bayi, bahkan sang ibu yang melahirkan masih terbaring di kamar bersalin,” ujar Luthfie.

Termasuk Bulan Suci, Inilah Keutamaan dan Amalan yang Bisa Dilakukan di Bulan Muharram

Luthfie menerangkan, pengungkapan kasus tersebut bermula Kamis (20/8/2020) sekitar 14.00 WIB.

Saat itu, Tim Resmob Ditreskrimum Polda Kalbar mendapat informasi dari masyarakat bahwa di sebuah klinik bersalin berinisial BM di Kubu Raya akan ada transaksi penjualan anak.

“Menindaklanjuti informasi tersebut, tim langsung mendatangi lokasi dan melakukan rangkaian penyelidikan. Sesampai di lokasi, tim berhasil mendapati beberapa orang yang diduga pelaku yang akan melakukan transaksi penjualan bayi,” ucap Luthfie.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved