Senin, 4 Mei 2026

LIGA CHAMPIONS

Antar Bayern Munchen Juara Liga Champions, Kingsley Coman : Saya Senang Sekali, Tapi PSG Luar Biasa

Satu gol kemenangan Bayern Muenchen itu dicetak Kingsley Coman, yang kemudian dinobatkan sebagai Man of the Match pada laga tersebut

Tayang:
Editor: Mairi Nandarson
twitter.com/FCBayern
Pemain Bayern Muenchen asal Perancis Kingsley Coma yang menjadi MOTM di final Liga Champions 2019/2020 

Editor Nandarson

TRIBUNBATAM.id, LISBON - Bayern Muenchen tampil sebagai juara Liga Champions musim 2019 - 2020 setelah menang atas PSG di partai final yang berlangsung di Lisbon, Portugal, Minggu (23/8/2020).

Bayern Muenchen hanya menang 1-0 dalam pertandingan itu, dan itu sudah cukup untuk membawa pulang trofi UCL ke Jerman.

Satu gol kemenangan Bayern Muenchen itu dicetak Kingsley Coman, yang kemudian dinobatkan sebagai  Man of the Match pada laga tersebut.

Kingsley Coman tampil luar biasa karena mencetak gol penentu kemenangan Bayern pada menit ke-59.

Klasemen MotoGP 2020 Setelah Miguel Oliveira Juara MotoGP Styria, Quartararo Masih No 1, Rossi No 7

Hasil MotoGP Styria, Kejutan Lagi, Pebalap KTM Tech3 Miguel Oliveira Juara, Valentino Rossi 10

Daftar Juara Liga Champions Setelah Bayern Muenchen Juara UCL 2020, Die Roten Lewati Barcelona

Coman berhasil mengubur impian PSG yang notabene bekas timnya, melalui tandukan yang sangat keras.

Gol ke-500 Bayern itu lahir tidak terlepas dari kecerdasan Joshua Kimmich.

Tanpa terkawal dan berdiri di depan kotak penalti lawan, Kimmich dengan kaki kanannya mengirimkan bola yang arahya melengkung ke dekat tiang gawang PSG.

Coman kemudian akhirnya berjodoh si kulit bulat.

Coman yang berdiri bebas, berhasil menyambar bola dengan kepalanya.

Bola hasil tandukan Coman memantul ke tanah, sebelum bergulir ke gawang PSG yang dikawal Keylor Navas.

Gol indah Coman tersebut membuat Bayern meraih trofi ke-6 Loga Champions, menyamai torehan Liverpool.

"Gol yang luar biasa dan rasanya sangat senang sekali. Saya bersimpati kepada PSG karena mereka tampil luar biasa dan kami harus mengapresiasi penamplan PSG," kata Coman.

Coman menjelaskan, kunci kemenangan Bayern berkat keberhasilan tim menekan PSG.

"Mereka sering melancarkan serangan balik. Kami tidak kebobolan dan itu yang paling penting. PSG tampil luar biasa tapi kami juga. Ini adalah final yang luar biasa," tutur Coman.

Kingsley Coman masih berusia 24 tahun dan ia sudah mengoleksi 20 trofi bersama klub dan negaranya.

Coman pun menjadi pemain pertama Perancis yang berhasil mencetak gol kemenangan di laga final Liga Champions sejak Zinedine Zidane pada 2002.

Saat itu, Zidane berhasil mengantarkan Real Madrid menjadi juara setelah mengalahkan Bayer Leverkusen 2-1.

Bayern Munchen Juara Liga Champions Robert Lewandowski Top Skor dengan 15 Gol, Ronaldo 5 Messi 4 Gol

Hasil Final Liga Champions PSG vs Bayern Munchen, Gol Kingsley Coman Antar Bayern Muenchen Juara UCL

Pahlawan Die Roten

Kingsley Coman menjadi pahlawan Bayern Muenchen pada final Liga Champions 2019-2020, Senin (24/8/2020) dini hari WIB.

Sebab, gol semata wayangnya menjadi penentu kemenangan Bayern Muenchen atas Paris Saint-Germain di Estadio da Luz, Lisbon.

Bayern menang tipis 1-0 untuk meraih trofi Liga Champions keenam mereka.

Ini hari yang spesial bagi Kingsley Coman.

Selain menjadi pahlawan timnya, ia akhirnya juga meraih trofi Liga Champions pertamanya.

Berawal dari PSG, disia-siakan Juventus

Yang menarik, Coman baru saja mempermalukan PSG, klub masa mudanya.

PSG adalah klub winger asal Perancis tersebut, mulai dirinya masuk tim U17 hingga tim senior.

Pada 2014, Coman memutuskan bergabung ke raksasa Liga Italia, Juventus.

Namun, kariernya di Juve tak berjalan mulus. Ia dipinjamkan ke Bayern selama dua musim, dari kurun 2015-2017.

Dua musim di Bayern membuat Coman akhirnya menjatuhkan pilihan. Ia ingin menjadi pemain permanen di kubu Bavarian tersebut.

UPDATE Transfer Liga Inggris, Salah Gabung Arsenal, Everton Gaet Pemain Napoli, City Kejar Lautaro

UPDATE Transfer Manchester United - Man United Siap Tampung 3 Pemain Juventus yang Dibuang

Juventus pun menjualnya ke Bayern pada Juli 2017. Saat itu, Bayern membelinya dengan harga 21 juta euro.

Eks pelatih Juventus, Fabio Capello, menilai keputusan Juve menjual Kingsley Coman adalah sebuah kesalahan.

Itu ia ungkapkan menjelang partai final PSG vs Bayern Muenchen.

"Coman cukup baik untuk berlaga di final Liga Champions bagi Bayern Muenchen," kata Capello kepada Sky Sport Italia.

"Terbukti, Juventus terus mengulangi kesalahan yang sama. Thierry Henry tiba di Juve dengan usia sangat muda, lalu mereka melepasnya dan Henry berkembang di Arsenal."

"Coman mengikuti jalan yang sama, sekarang di Bayern Muenchen. Ketika Anda melihat kualitas, Anda harus memiliki kesabaran untuk menunggu," ucap Capello.

Ucapan Capello langsung terbukti.

Gol Kingsley Coman memastikan trofi Liga Champions Bayern Muenchen.

Kingsley Coman masih berusia 24 tahun dan sudah mengoleksi 20 trofi bagi klub-klub yang ia perkuat dan negaranya.

Jalannya pertandingan

Pada awal laga, Bayern nyaris kebobolan lebih dahulu.

Beruntung, kiper Bayern Manuel Neuer melakukan penyelamatan hebat pada menit ke-17 dengan menepis tendangan Neymar dari samping kanan.

Giliran Robert Lewandowski yang mengancam gawang PSG pada menit ke-21, lewat tendangan dari dalam kotak penalti. Tetapi, sayangnya membentur tiang gawang.

PSG melakukan serangan balik cepat lewat Neymar dan Ander Herrera, lalu diteruskan ke Di Maria lewat sepakan kerasnya. Namun, sayang tendangannya masih jauh di atas mistar gawang Neuer.

Lewandowski lagi-lagi menebar ancaman ke gawang PSG. Kali ini lewat sundulannya. Beruntung Keylor Navas bisa menepisnya.

Menjelang babak pertama berakhir, kedua tim sama-sama memiliki peluang mencetak gol. Beruntung kiper mereka tampil baik.

Hingga babak pertama final Liga Champions berakhir, kedudukan PSG vs Bayern masih sama kuat 0-0.

Memasuki babak kedua, Bayern Muenchen lebih dulu mengancam lewat sepakan Kingsley Coman.

Namun, peluang yang didapat Coman urung berbuah gol. Sepakannya pada menit ke-49 diblok pertahanan PSG.

Bayern Muenchen akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-59, lewat sundulan Kingsley Coman setelah memanfaatkan umpan dari Joshua Kimmich.

Tak puas mencetak satu gol, Coman lagi-lagi mengancam gawang PSG, beruntung masih bisa diblok Thiago Silva.

Tertinggal satu gol, PSG tersengat. Mereka langsung menyerbu pertahanan Bayern.

Peluang dari Marquinhos masih bisa digagalkan oleh Neuer. Lalu aksi individu Mbappe juga digagalkan oleh pertahanan Bayern.

PSG punya peluang menyamakan kedudukan lewat Mbappe. Namun, pemain berusia 21 tahun itu terlebih dahulu offside.

Hingga peluit panjang ditiupkan, pertandingan PSG vs Bayern berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Die Roten.

Susunan pemain PSG vs Bayern Muenchen:

Paris Saint-Germain (4-3-3): Keylor Navas; Thilo Kehrer, Thiago Silva, Presnel Kimpembe, Juan Bernat (Layvin Kurzawa, 80'); Ander Herrera (Julian Draxler, 72'), Marquinhos, Leandro Daniel Paredes (Marco Veratti, 64'); Angel Di Maria (Eric Maxim Choupo-Moting, 80'), Kylian Mbappe, Neymar.

Pelatih: Thomas Tuchel

Bayern Muenchen (4-2-3-1): Manuel Neuer; Joshua Kimmich, Jerome Boateng (Niklas Suele, 22'), David Alaba, Alphonso Davies; Thiago Alcantara, Leon Goretzka; Serge Gnabry (Philippe Coutinho, 68'), Thomas Mueller, Kingsley Coman (Ivan Perisic, 68'); Robert Lewandowski.

Pelatih: Hans-Dieter Flick

.

.

.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Final Liga Champions PSG Vs Bayern, Kata Pahlawan Die Roten, Kingsley Coman "
Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved