Breaking News:

ASET BP BATAM

BP Batam Bangun IPAL Untuk Olah Limbah Jadi Air Siap Pakai

Pengoperasian IPAL dirasa penting agar air-air limbah rumah tangga tersebut dapat terorganisir melalui jaringan perpipaan, serta dapat didaur ulang.

ISTIMEWA
BP Batam tengah membangun jaringan Instalasi Pengolahan Air Limbah yang rencananya difungsikan di beberapa titik Kota Batam. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - BP Batam tengah membangun jaringan Instalasi Pengolahan Air Limbah yang rencananya difungsikan di beberapa titik Kota Batam.

Konsepnya, IPAL yang bangunan WWTP-nya saat ini sedang dikerjakan di lokasi Bengkong Sadai ini dapat menampung air limbah dari jaringan perpipaan perumahan Batam Center, kemudian diolah menjadi produk pupuk dan air bersih.

"Sistemnya, di IPAL itu air limbah akan taburi bakteri, kemudian dapat menghasilkan 230 liter air bersih per detik, dan pupuk kompos 18 m² per harinya," jelas Manajer Pengolahan Limbah, Badan Fasling BP Batam, Iyus Rusmana.

Awal mula pengerjaan IPAL ini beranjak dari kegelisahan Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan, BP Batam, terhadap banyaknya limbah rumah tangga yang mencemari area waduk.

Pengoperasian IPAL dirasa penting agar air-air limbah rumah tangga tersebut dapat terorganisir melalui jaringan perpipaan, serta dapat didaur ulang kembali.

Mulanya, air bersih hasil pengolahan limbah tersebut hanya dibuang langsung ke laut.

Namun, mengingat urgensi pengembangan sumber air alternatif di Kota Batam, maka saat ini BU Fasling BP Batam, tengah berupaya menjadikan air bersih hasil pengolahan limbah dapat dinikmati untuk keperluan industri maupun rumah tangga.

"Awalnya, di dalam DED, air hasil pengolahan dibuang ke laut. Tapi kita pikir kan sayang juga, lebih baik difungsikan sebagai sumber air alternatif siap pakai di Kota Batam," ungkap Iyus. (adv)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved