Breaking News:

Bocah 13 Tahun Babak Belur Dianiaya Polisi, Diduga Korban Salah Tangkap

Seorang bocah berinisial MF (13) babak belu setelah menjadi korban salah sasaran petugas kepolisian

Editor: Danang Setiawan
Kompas.com/ Ericssen
Ilustrasi/ Seorang bocah berinisial MF (13) babak belu setelah menjadi korban salah sasaran petugas kepolisian 

Editor Danang Setiawan

TRIBUNBATAM.id - Seorang bocah berinisial MF (13) babak belu setelah menjadi korban salah sasaran petugas kepolisian.

Paman MF, Abdul Karim, yang menyesalkan polisi telah menganiaya keponakannya, mengatakan MF kebetulan melintas saja di lokasi kejadian..

"Jadi pas itu malam dikejar sama polisi pas didapat dia dihantam mukanya pakai helm. Terus diinjak juga kakinya pakai motor. Baru dipukul juga belakangnya dia," kata Karim.

Tak hanya itu, saat diinterogasi di kantor polisi itu keponakannya juga mengaku kepadanya dipaksa untuk mengakui sebagai pelaku tawuran.

MF diancam tidak akan dilepas bila tidak mengaku.

"Intinya seperti itu dilepas jika mengaku. Apa yang dibilang polisi, dia iyakan (saja). Di rumah baru cerita semua. (Dia) takut, karena kalau tidak mengaku (tidak) dilepaskan," ujar Karim.

VIRAL Ibu dan Anak di Batam Mengamuk saat Jalani Swab Test, Dibawa Petugas ke RSKI Galang

Geger Penemuan Mayat Wanita Dalam Kardus di Kamar Kos Pondok Aren, Warga Cium Bau Tak Sedap

Terkait dengan insiden itu, pihak keluarga berharap ada keadilan dan pelaku dapat diberi sanksi tegas.

Sementara keterangan keluarga dengan polisi berbeda.

Diduga terlibat tawuran, pelajar berinisial MF (13) di Makasar, Sulawesi Selatan jadi korban salah tangkap pihak kepolisian.

MF ditangkap pada Jumat (21/8/2020) saat dirinya diduga ikut tawuran yang dilakukan oleh antar pemuda.

Akibatnya, MF babak belur dan terlihat mengalami luka di sekujur tubuh.

Terdapat lebam di bagian wajah dan kaki, hingga pendarahan pada hidungnya.

Karena khawatir dengan kondisi kesehatan korban, pihak keluarga akhirnya membawa MF ke rumah sakit dan melaporkannya ke Propam Polda Sulsel.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved