Breaking News:

Keluarga Suranto Menangis Histeris & Pingsan Saat Memasuki Rumah Korban Usai Garis Polisi Dilepas

Pantauan TribunSolo.com, Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas mencopot langsung garis polisi itu sekira pukul 09.32 WIB.

TribunSolo.com/Ryantono Puji Santoso
Perwakilan keluarga masuk ke rumah korban pembunuhan satu keluarga di Dukuh Slemben RT 01 RW 05, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo pasca garis polisi dilepas, Rabu (26/8/2020). 

Ia juga berteriak histeris sebelum akhirnya pingsan dan dibawa ke luar rumah.

Warga Bawa Poster 'Hukum Mati Pelaku'

Sebelumnya, garis polisi yang terpasang di sekitar rumah korban pembunuhan sadis satu keluarga Suranto di Desa Slemben RT 01 RW 05, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo bakal dicopot polisi, Rabu (26/8/2020).

Perwakilan keluarga dan pengacara terlihat hadir.

Pengacara keluarga korban, Suparno mengatakan kehadiran dirinya dan keluarga untuk menyaksikan pelepasan garis polisi di lokasi kejadian.

Adapun perwakilan keluarga yang hadir di antaranya ayah korban Harto Mulyono (80), kakak korban Marno, dan adik istri korban Tri Sutrisno.

Ramalan Zodiak Besok Kamis 27 Agustus 2020, Aries Tak Sesuai Harapan, Capricorn Mendebarkan

Ramalan Zodiak Asmara Besok Kamis 27 Agustus 2020, Taurus Romantis, Gemini Mesra, Sagitarius Bahagia

"Benar ini ada pelepasan police iine, kita nunggu dulu polisi datang," kata Suparno, Rabu (26/8/2020).

Selain perwakilan keluarga dan pengacara, warga juga turut menyaksikan pelepasan garis polisi.

Mereka tampak membawa poster bertulisan 'hukum mati pelaku!'.

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Garis Polisi Dilepas, Kerabat Korban Pembunuhan Sadis di Baki Berteriak Histeris Hingga Pingsan

Editor: Anne Maria
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved