Minggu, 3 Mei 2026

TRIBUN WIKI

Pakai Masker Bikin Jerawatan, Pahami Cara Mencegah dan Menangangi Mask Acne

Penggunaan masker selama pandemi dikeluhkan bisa menimbulkan jerawat, mask acne muncul karena masker memberikan kelembapan yang lebih di wajah.

Tayang:
Kompas.com
ILUSTRASI - mask acne muncul karena masker memberikan kelembapan yang lebih di wajah. 

Editor: Widi Wahyuning Tyas

TRIBUNBATAM.id - Masker menjadi salah satu atribut penting selama pandemi melanda.

Kebiasaan mengenakan masker disinyalir bisa menekan angka penularan virus corona.

Hal ini lantaran hidung dan mulut terlindungi, sehingga penularan bisa dicegah.

Bahkan, panduan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terbaru menyatakan anak usia 12 tahun ke atas wajib memakai masker.

Seiring dengan pemakaian masker setiap saat, banyak yang mengeluh area wajah yang tertutup masker wajah itu jadi berjerawat.

Sebenarnya apa yang menyebabkan masalah ini muncul?

Mask acne atau beruntusan karena masker, bisa berupa jerawat atau diagnosis masalah kulit yang lain seperti iritasi.

Dari masalah kulit di wajah karena masker, yang paling sering muncul adalah jerawat.

Lantas, kenapa penggunaan masker bisa membuat kita jerawatan di area yang tertutup?

Mask acne muncul karena masker memberikan kelembapan yang lebih di wajah.

Kelembapan ini terperangkap di area yang berada di bawah masker.

Ketika kelembapan di wajah berlebih maka akan memicu sumbatan di pori-pori hingga kemungkinan meningkatnya pertumbuhan kuman atau bakteri penyebab jerawat.

Pencegahan

Untuk mencegah jerawat muncul karena pemakaian masker sepanjang hari, ada beberapa tips yang bisa dilakukan.

Berikut penjelasannya:

1. Pemilihan bahan kain masker

Bahan atau kain sangat penting untuk menghindari masalah di kulit karena pemakaian masker.

Kain yang sebaiknya dipilih untuk masker adalah katun, sutra, atau silk.

Jenis bahan yang natural ini lebih bisa menyerap kelembapan yang berada di bawah masker.

2. Frekuensi mengganti masker

Frekuensi mengganti masker juga penting untuk kesehatan kulit wajah.

Sebab, terlalu lama memakai masker dapat memicu sebum, minyak, atau kotoran menempel di area bagian dalam masker.

Idealnya setiap 4 jam kita bisa mengganti masker.

3. Cara mencuci masker

Masker sebaiknya segera dicuci tangan setelah dipakai untuk menghindari bakteri dan kuman berkumpul.

Kemudian, mencuci masker cukup dengan detergen dan tidak perlu memberi pewangi atau pelembut pakaian.

Karena kalau kulit kita sensitif, pewangi atau pelembut tersebut justru bisa menyebabkan kemungkinan iritasinya bertambah.

4. Penggunaan makeup dan skincare

Untuk mencegah pori-pori tersembut dan munculnya jerawat saat memakai masker, penggunaan makeup dan skincare sebaiknya seminimal mungkin.

Makeup yang kemungkinan membuat pori-pori tersumbat di antaranya adalah foundation, cusion, BB cream.

Namun jika harus menggunakan makeup, ada baiknya harus wajib double cleansing.

Double cleansing bisa dilakukan baik dengan menggunakan micellar water kemudian mencuci muka dengan sabun, atau menggunakan oil cleanser baru setelah itu mencuci muka.

Sama seperti penggunaan makeup, penggunaan skincare di era New Normal juga sebaiknya seminimal mungkin.

Bila sudah mengikuti berbagai tips tersebut tapi tetap memiliki masalah kulit, sebaiknya konsultasikan dengan dokter spesialis kulit dan kelamin.

Penanganan yang cepat dan tepat dapat mencegah kerusakan kulit lebih lanjut, misal jerawat menjadi meradang atau iritasi kulit berlebih yang memudahkan terjadinya infeksi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Mask Acne, Masalah Jerawat di Area Wajah yang Tertutup Masker".

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved