Breaking News:

BERITA BATAM

RDP Komisi VI DPR RI, Kepala BP Batam Paparkan Serapan Anggaran, Klaim Pembangunan Masih Berjalan

Rudi memaparkan kondisi penyerapan DIPA BP Batam Tahun Anggaran 2019, yang mana total anggaran tidak terserap tahun 2019 sebesar Rp 498 miliar.

TribunBatam.id/Istimewa
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) kinerja BP Batam dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (26/8). 

Editor: Septyan Mulia Rohman

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Minimnya serapan anggaran di Badan Pengusahaan (BP) Batam pada tahun anggaran 2020 diakui Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

Saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (26/8), Rudi menjelaskan minimnya daya serap itu.

Rudi mengungkapkan, realisasi anggaran per sumber pendanaan 2018-2019, penggunaan saldo PNBP tahun 2019 sebesar Rp 243,3 miliar.

Sedangkan untuk realisasi belanja per program BP Batam tahun 2018-2019, realisasi penyerapan anggaran per program mengalami peningkatan pada tahun 2019 dibandingkan tahun 2018 sebesar 14,35%.

Rinciannya Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya BP Batam lebih tinggi 6,26%, dan Program Pengelolaan dan Penyelenggaraan Kawasan PBPB lebih tinggi 21,48%.

Ia juga memaparkan kondisi penyerapan DIPA BP Batam TA 2019, yang mana total anggaran tidak terserap tahun 2019 sebesar Rp 498 miliar.

Utamanya berasal dari optimalisasi/efisiensi anggaran belanja pegawai BP Batam belanja lainnya sekitar Rp 248 miliar.

Anggaran beberapa proyek infrastruktur di Pelabuhan Laut dan Bandara tidak teralisasi sekitar Rp 173 miliar dan proyek the Development of Sewerage System in Batam Island tidak terealisasi sebesar Rp77 miliar atau 37 persen.

"Pertama, adanya perubahan mata anggaran atas perintah dari pusat untuk menindaklanjuti permasalahan di masyarakat sendiri.

Halaman
12
Penulis: Filemon Halawa
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved