VIRUS CORONA DI BATAM
Warga Kecewa, Tak Tahu Jika Layanan Puskesmas Sei Langkai Tutup Sementara Akibat Virus Corona
Dalam pengumuman tersebut, layanan kesehatan di Puskesmas Sei Langkai terpaksa ditutup mulai 28 Agustus hingga 13 September 2020.
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Septyan Mulia Rohman
Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id,BATAM - Sejumlah warga tidak mengetahui jika layanan kesehatan di Puskemas Sei Langkai, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepri ditutup sementara.
Pantauan TribunBatam.id, Minggu (30/08/2020) Puskesmas Sungai Langkai tampak sepi, tak ada satupun petugas sementara beberapa warga yang datang harus pulang.
Gerbang pintu masuk bahkan tertutup, semua ruangan tertutup hanya ada tiga unit mobil pribadi dan 1 ambulan puskesmas yang terparkir dihalaman kantor.
Ditutupnya layanan kesehatan di Puskesmas Sei Langkai setelah seorang tenaga kesehatan di puskesmas tersebut terkonfirmasi Covid-19.
Pintu masuk Puskesmas Sungai Langkai ditempel informasi pengumuman.
Dalam pengumuman tersebut, layanan kesehatan di Puskesmas Sei Langkai terpaksa ditutup mulai 28 Agustus hingga 13 September 2020.
Puskesmas Sungai Langkai merupakan layanan kesehatan yang mengakomodir 4 kelurahan yang ada di kecamatan Sagulung, termasuk puskesmas dengan jumlah warga terbanyak di Kota Batam.
"Waduh, tutup ya. Saya gak tau, puskesmas tutup," tanya seorang warga sambil memutar balik kendaraannya di halaman Puskesmas Sei Langkai, Minggu (30/8/2020).
Beberapa warga lainnya juga merasakan hal yang sama, datang dari Barelang untuk melakukan pengobatan namun harus pulang lantaran warga belum mengetahui layanan puskesmas ditutup hingga 13 September mendatang.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, layanan kesehatan untuk sementara waktu dialihkan ke Puskesmas Sei Lekop, masih di Kecamatan Sagulung.
Layanan di Puskesmas Tiban Baru Tutup
Setelah 7 tenaga medis Puskesmas Tiban Baru terkonfirmasi positif Covid-19, kini layanan dan rujukan pengobatan dialihkan ke UPT Puskesmas Sekupang Batam.
Berdasarkan pantauan TRIBUNBATAM.id, Selasa (25/8/2020) Puskesmas Tiban Baru tampak sepi, tak ada satupun pengunjung.
• Kerap Mengincar Ternak Warga, Buaya 4 Meter di Lingga Akhirnya Berhasil Ditangkap
• Kasus Covid-19 di Korea Selatan Melonjak, Changmin TVXQ Putuskan Tunda Pernikahannya
Gerbang pintu masuk bahkan tertutup rapat, semua ruangan tertutup dan hanya ada satu unit mobil ambulans milik Puskesmas yang terparkir di halaman kantor.
Kepala Puskesmas Tiban Baru drg Anna Hashina saat dihubungi mengatakan untuk sementara waktu layanan dan rujukan perobatan warga Tiban Baru dialihkan ke Puskesmas Sekupang Batam.
"Untuk sementara waktu kita alihkan, langkah ini diambil untuk memutus rantai penularan virus covid-19," ujar dokter Anan.
Kata dia, Puskesmas akan dibuka tanggal 6 September mendatang setelah tidak adanya lagi tim medis yang terpapar.
Pelayanan akan segera kita maksimalkan nantinya, namun di tengah kondisi seperti ini kita harus sama-sama memahami bahwa musibah ini di luar dari prediksi.
Maka untuk itu, ia pun mengajak warga agar tetap patuh terhadap aturan protokol kesehatan.
"Jangan lengah, ini virus ganas, berbahaya. Banyak yang sudah terpapar namun tanpa gejala atau OTG," ungkapnya.
Bahkan Anan masih heran terhadap tim nya yang terpapar covid-19.
"Kita juga masih belum mengetahui, darimana asalnya, kontak dengan pasien mana. Namun 7 orang tim medis kita terkonfirmasi positif covid-19," katanya. (Tribunbatam.id/Bereslumbantobing)