Breaking News:

VIRUS CORONA DI BATAM

Dua Paguyuban Prihatin Kasus Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di Batam, Ini Sarannya untuk Pemerintah

Pemerintah menurutnya harus meyakinkan masyarakat soal mana pasien Corona dan mana yang bukan.

Penulis: | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id/SON
Ilustrasi Covid-19 - Ketua Harian Merga Silima Masyarakat Karo Batam, Petra Paulus Tarigan menyarankan pemerintah untuk memperbaiki cara berkomunikasi dengan masyarakat. Ini terkait kasus ambil paksa jenazah Covid-19 yang terjadi di Kota Batam, Provinsi Kepri. 

"Sudahlah, yang penting sudah kita laksanakan, masyarakat sudah bisa diajak koordinasi, sudah menyerahkan dan sudah dibawa sesuai protokol kesehatan," ucap Rudi, Senin (24/8/2020).

Sebelumnya, dua kasus pengambilan paksa jenazah terjadi di Batam dalam waktu berdekatan.

Satu di RS Budi Kemuliaan, kedua di RSBP Batam. Kedua jenazah dalam kasus serupa tersebut telah terkonfirmasi positif Covid-19.

Alhasil, sejumlah keluarga dan kerabat yang terlibat dalam kasus tersebut banyak yang dinyatakan positif terjangkit Covid-19.

Seperti 12 orang anggota keluarga dari jenazah YHG (47) bernomor kasus 433 dari RSBP Batam.

Kasus ambil paksa jenazah dari RSBK Batam pun saat ini telah diamankan dan menjalani proses hukum.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, telah menyatakan bahwa usulan penindakan terhadap kasus ambil paksa jenazah dapat dicantumkan dalam peraturan kepala daerah (Perkada) penindakan pelanggar protokol kesehatan di Kota Batam.

Terkait hal ini, Wali Kota Batam meminta ditanyakan langsung ke Sekda, Jefridin.

"Tanya pak Sekda, sudah dilimpahkan kepada pak Sekda untuk selesaikan, termasuk pembentukan tim," jawab Rudi ketika ditemui di Kantor DPRD Kota Batam usai Rapat Paripurna, Senin.

Sebelumnya, Rudi sempat meminta agar proses tes swab bisa dipercepat agar hasilnya juga bisa cepat diketahui.

Satpol PP Akan Jaga Rumah Sakit

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad sangat menyayangkan tindakan masyarakat dalam beberapa kasus pemulangan paksa jenazah Covid-19 yang baru-baru ini marak terjadi di Batam.

Sebelumnya, memang telah terjadi kasus ambil paksa jenazah terkait Covid-19 di beberapa rumah sakit seperti RS Budi Kemuliaan dan RSBP Batam.

Sebagai upaya pencegahan terjadinya hal serupa di kemudian hari, Amsakar menyatakan akan mengusulkan penguatan pengamanan oleh Satpol PP di beberapa lokasi rumah sakit diBatam.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved