Omzet Turun hingga 50 Persen, Hotel di Batam Ini Minta Pemerintah Perhatikan Industri Pariwisata
Hotel yang terletak di Sungai Jodoh, Batu Ampar tersebut mengalami penurunan omzet sejak enam bulan silam.
Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pandemi Covid-19 memberikan dampak terhadap sejumlah aktivitas manusia. Bahkan aktivitas ekonomi cukup terganggu hingga mengakibatkan kerugian pada sejumlah pelaku usaha.
Hal itu juga dirasakan oleh sejumlah pengusaha hotel di Kota Batam.
Monika selaku staf Costumer Service (CS) Pacific Palace Hotel membenarkan hal tersebut.
Hotel yang terletak di Sungai Jodoh, Batu Ampar tersebut mengalami penurunan omzet sejak enam bulan silam.
"Sejak pandemi kami mengalami penurunan omzet hingga mencapai 50 persen. Rata-rata dalam sehari, kamar hotel hanya terisi sebanyak 30% dari total kamar yakni 180 kamar.
Artinya sebanyak 40 hingga 50 kamar yang terisi per harinya," ucap Monica ketika ditemui oleh TribunBatam.id di Pacific Palace Hotel Batam, Kamis (3/9/2020).
• Eska Wellness Batam Gelar Promo Mix and Match, Berlaku Setiap Hari
• Angin Segar, Ada Peluang Bantuan Subsidi Gaji Karyawan Rp 600 Ribu di Perpanjang Pemerintah
Monica berharap Pemerintah dapat membuat regulasi sebagai langkah yang lebih tegas serta dapat memperhatikan industri pariwisata terutama sektor perhotelan di Kota Batam.
Itu untuk menghidupkan kembali roda perekonomian yang mengalami perlambatan.
Pantauan Tribun Batam, akibat adanya pembatasan aktivitas manusia karena pandemi corona, sejumlah usaha tak hanya mengalami penurunan omzet.
Beberapa diantaranya terpaksa menutup operasionalnya karena tak mampu bertahan di tengah pandemi.
Imbasnya, banyak karyawan yang terpaksa kehilangan pekerjaannya.
(TRIBUNBATAM.id/Rebekha Ashari Diana Putri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0309hotel-pacific-palace-batam.jpg)