Silvio Berlusconi Dinyatakan Positif Covid-19, Mantan PM Italia Jalani Isolasi di Rumah
Silvio Berlusconi dikabarkan telah positif terjangkit Covid-19. Mantan Perdana Menteri Italia itu kini juga dikabarkan sudah menjalani isolasi.
Editor: Putri Larasati Anggiawan
TRIBUNBATAM.id, ROMA - Silvio Berlusconi dikabarkan telah positif terjangkit virus Corona atau Covid-19.
Menurut media Italia, mantan Perdana Menteri Italia itu juga sudah menjalani isolasi.
Kabar ini juga telah dikonfirmasi oleh staf dan dokter pribadi Silvio Berlusconi pada Rabu (2/9/2020) lalu, melansir Euronews.
Dalam sebuah pernyataan, pejabat dari partai politik, Forza Italia mengatakan bahwa Berlusconi yang berusia 83 tahun itu kini menjalani isolasi di rumahnya di Arcore, dekat Milan.
Dokter pribadi Berlusconi, Alberto Zangrillo mengonfirmasi bahwa Taipan media itu menderita Covid-19 tanpa gejala atau asimptomatik.
Selama masa karantina akibat penyakitnya itu, Berlusconi yang masih menjadi presiden Forza Italia dikabarkan akan bekerja dari rumah.
• Transfer Liga Italia - Tonali Segera Test Medis, Atalanta Pinjam Bek Juve, Napoli Incar Bek Arsenal
Berlusconi juga akan terus berkontribusi pada kampanye kandidat lokal partainya untuk pemilu lokal yang dijadwalkan bulan ini.
Sebelumnya, Berlusconi diketahui menghabiskan masa liburan di Sardinia, sebuah pulau besar di Laut Mediterania Italia. Tempat itu diketahui memiliki kasus infeksi virus Corona yang tinggi pada Agustus kemarin.
Sejumlah politisi di Italia mendoakan Berlusconi melalui Twitter, politisi kelas berat yang pernah memimpin sebagai PM Italia dan menjadi anggota dari Parlemen Eropa.
Matteo Salvini, pemimpin La Lega dan mantan menteri dalam negeri mengucapkan, "Harapan terbaik untuk pemulihan yang cepat dan pelukan penuh kasih kepada Silvio Berlusconi."
Sekretaris Nasional Partai Demokrat yang memerintah, Nicola Zingaretti, mengatakan, "Atas nama seluruh komunitas demokrat, saya berharap Silvio Berlusconi cepat pulih.
Dia akan berjuang keras dalam pertempuran ini juga. Sampai jumpa lagi!"
Giorgia Melloni, pemimpin partai Brothers of Italia, juga mengatakan, "Harapan terbaik dari saya dan dari Brothers of Italia untuk kesembuhan yang cepat kepada Presiden Forza Italia Silvio Berlusconi.
Dia telah menunjukkan berkali-kali bahwa dia adalah seekor singa, kami yakin dia akan mengatasi ini dengan cemerlang juga."
Berlusconi terbukti menjadi sosok yang kontroversial dengan masa jabatannya sebagai perdana menteri karena diwarnai dengan korupsi dan skandal seks.
Pada 2012, dia diadili dengan tuduhan membayar untuk aktivitas seks dengan seorang pelacur di bawah umur pada pesta "bunga bunga-nya" yang terkenal.
Saat ini, Italia mencatat kasus infeksi virus Corona yang kembali meningkat sejak Rabu (2/9/2020) setelah sebelumnya sempat mengalami penurunan sebanyak 978 kasus infeksi pada Selasa (1/9/2020) menurut Kementerian Kesehatan Italia.
Tolak Pakai Masker, Turis di Venesia Italia Dikeluarkan dari Kapal, Justru Tertawa Karena Ini
Seorang turis di Venesia, Italia menolak untuk mengenakan masker hingga terpaksa dikeluarkan dari kapal.
Memakai masker memang diketahui sebagai persyaratan yang tak bisa dihindari ketika mengunjungi Venesia, Italia.
Turis tersebut dikabarkan hampir bertengkar dengan penumpang kapal lain, karena masih mencoba masuk.
Melansir dari Foxnews, turis yang diyakini berasal dari Jerman ini dipaksa turun dari kapal setelah melepas maskernya berulangkali.
Ia juga dilaporkan menertawakan operator kapal.
Rekaman pertengkaran menunjukkan dugaan pelanggar aturan pertama kali didorong keluar dari kapal yang dikenal secara lokal sebagai vaporetto.
Pertengkaran sempat terjadi saat turis yang tak memakai masker memaksa naik ke kapal.
Untungnya ada turis lain yang mencegah pertengkaran terjadi.
Insiden itu terjadi di halte vaporetto San Zaccaria dekat Piazza San Marco yang terkenal di Venesia, Correire Del Veneto melaporkan.
Vaporetto akhirnya berangkat dari halte tanpa penumpang di dalamnya.
Sementara itu, masker saat ini menjadi persyaratan bagi semua warga Italia yang menggunakan transportasi umum
Siapapun yang berada di luar antara jam 6 sore dan 6 pagi juga diharuskan memakai masker di ruang terbuka umum.
Italia Alami Lonjakan Terparah Sejak Lockdown Dilonggarkan, Catat 1.000 Kasus Covid-19 Dalam Sehari
Italia kembali melaporkan lonjakan kasus virus Corona atau Covid-19.
Bahkan Italia mencatat lebih dari 1.000 kasus terkonfirmasi Covid-19 dalam sehari.
Usai penguncian yang ketat dikurangi tiga bulan lalu, angka tersebut muncul untuk pertama kalinya.
Kementerian Kesehatan Italia mengatakan, mereka telah mencatat 1.071 kasus virus Corona baru dalam 24 jam terakhir pada Sabtu (22/8/2020) kemarin.
Sejak 12 Mei lalu, Italia baru mencetak kembali rekor angka kasus harian yang melewati 1.000 dan naik dari 947 pada hari sebelumnya.
Dikutip dari Sky News, para ahli memprediksi, peningkatan tersebut dikarenakan liburan dan 'kehidupan malam' yang membuat banyak pertemuan besar.
Prediksi itu pun dikonfirmasi oleh fakta, banyak infeksi ditemukan pada wisatawan yang diuji saat mereka turun dari pesawat atau kapal feri.
Padahal, negara itu mencatat untuk terakhir kali total harian yang lebih tinggi adalah 12 Mei, ketika 1.402 kasus dilaporkan.
Namun, enam hari kemudian, restoran, bar, dan toko diizinkan untuk dibuka kembali setelah penguncian selama 10 minggu.
Kabar baiknya, meski terjadi peningkatan kasus yang melonjak, angka kematian masih terukur hanya satu digit.
Italia melaporkan tiga orang meninggal setelah terinfeksi corona pada hari Sabtu kemarin.
Sementara hari sebelumnya pada Jumat, sembilan orang meninggal dunia akibat Covid-19.
Italia merupakan satu di antara negara yang paling parah terkena dampak di Eropa.
Pihaknya mencatat lebih dari 35.000 kematian selama pandem, dan terdapat lebih dari 258.000 kasus.
Tetapi penguncian ketat yang diberlakukan pada bulan Maret telah berhasil menahan wabah.
Bahkan penguncian itu membuat jumlah infeksi baru di Italia masih jauh lebih rendah daripada di Perancis dan Spanyol.
Menurut laporan, daerah yang terkena dampak terparah pada hari Sabtu adalah Lazio, wilayah tengah selatan termasuk Roma, di mana 215 kasus baru terdaftar.
"Dari jumlah tersebut, sekitar 60 persen merupakan orang yang kembali dari liburan di bagian lain Italia dan luar negeri," kata kepala kesehatan wilayah tersebut.
Adapun hampir setengah (45 persen) berasal dari orang-orang yang kembali dari Sardinia.
Menurut pihak kewenangan setempat, beberapa klaster telah dikaitkan dengan klub malam atau pesta pribadi di kawasan resor Emerald Coast.
Sedangkan wilayah utara Lombardy dan Veneto, tempat epidemi Italia muncul pada Februari, masing-masing mengalami 185 dan 160 kasus baru.
Italia mencatat, ancaman pandemi ini semakin berubah untuk penularan usianya.
Rata-rata usia penularan sekarang cenderung di usia muda, sekitar 30 tahun.
Data tersebut berbeda saat di awal wabah, yakni virus Corona menjangkiti usia rentan sekitar 70 tahun.
Italia telah mengambil tindakan pencegahan yang lebih ketat untuk mencoba membendung lonjakan baru-baru ini.
Pihaknya menutup klub dan diskotik, dan mewajibkan mengenakan masker pada malam hari di ruang publik luar ruangan.
Wisatawan dari beberapa negara non-Uni Eropa telah dilarang memasuki Italia.
Dengan pembatasan dan kewajiban pengujian diberlakukan, kepada orang-orang yang kembali dari negara-negara Eropa yang terdampak cukup parah.
(*)
• Jadwal Liga Italia 2020/21- Jadwal Lengkap Inter, 4 Laga Awal vs Benevento, Fiorentina, Lazio, Milan
• Jadwal Liga Italia 2020/21 - Jadwal Lengkap AC Milan, Giornata 1 vs Bologna, Giornata 4 Derby Milan
• Jadwal Liga Italia 2020/21 - Jadwal Lengkap Juventus, 3 Pekan Pertama vs Sampdoria, AS Roma, Napoli
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Eks PM Italia, Silvio Berlusconi Terjangkit virus Corona".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/mantan-pm-italia-silvio-berlusconi-terjangkit-virus-corona.jpg)