Breaking News:

ASET BP BATAM

Fakta dan Sejarah Berdirinya Jembatan V Barelang: Jembatan Tuanku Tambusai

Kontraktor pengerjaan jembatan ini adalah PT Istaka Karya, dengan lama pengerjaan sekitar 1.257 hari dan selesai pada tanggal 25 Januari 1998.

TribunBatam.id/Istimewa/Dokumentasi BP Batam
Jembatan V Barelang atau yang dikenal dengan nama Jembatan Tuanku Tambusai. 

Editor: Septyan Mulia Rohman

Fakta dan Sejarah Berdirinya Jembatan V Barelang: Jembatan Tuanku Tambusai

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Jembatan kelima yang menghubungkan Batam-Rempang-Galang (Barelang) punya nama lain Jembatan Tuanku Tambusai.

Nama ini berasal dari seorang tokoh pader terkemuka yang menentang penjajahan, serta dikenal sebagai Harimau Padri dari Rokan, oleh Belanda.

Sesuai dengan julukannya, Jembatan V Barelang menjadi jembatan busur (arch bridge) dengan konstruksi beton bertulang yang pertama dan terpanjang yang pernah dibangun di Indonesia.

Hingga kini, dikelola sebagai salah satu aset BP Batam, Jembatan V Barelang dengan panjang 385 meter ini masih tetap berdiri kokoh menghubungkan Pulau Rempang dan Pulau Galang.

Jembatan V Barelang memiliki bentang utama 245 meter, dengan lebar jembatan 18 meter, dan tinggi ruang bebas terhadap permukaan air laut sekitar 27 meter.

DAFTAR Aset BP Batam Bakal Obyek Vital Nasional, Bandara Hang Nadim hingga 7 Waduk

Ditpam Giatkan One Day One Target, Ini Kegiatannya Untuk Amankan Hutan dan Aset BP Batam

Lebar perkerasan jalannya 2x7 meter dan lebar trotoar 2x1,6 meter, serta memiliki tipe pondasi utama (pondasi arch) dengan sistem Diaphragma Wall dan bored pile.

Kontraktor pengerjaan jembatan ini adalah PT Istaka Karya, dengan lama pengerjaan sekitar 1.257 hari dan selesai pada tanggal 25 Januari 1998.

Adapun tenaga kerja yang terlibat di dalamnya masing-masing, 10-18 orang sarjana teknik, 20-25 tenaga kerja menengah, dan pekerja 285-310 orang.

Sejalan dengan rencana, Pulau Galang saat itu akan dikembangkan sebagai daerah perdagangan dan jasa, pemukiman.

Selain itu, kawasan suaka alam, pelestarian alam, cagar alam, dan pariwisata, yang andalannya adalah wisata sejarah bekas penampungan pengungsi Vietnam.(adv)

Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved