Breaking News:

ASET BP BATAM

Pembangunan KEK MRO Batam Aero Technic Tingkatkan Peluang Kerja dan Pertumbuhan Ekonomi di Batam

KEK MRO Batam Aero Technic telah bekerjasama dengan berbagai praktisi pendidikan sebagai pemasok lulusan di bidang teknik pesawat terbang.

ISTIMEWA
Customer Relation Manager, Batam Aero Technic, Suci Perwira Negara 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maintenance, Repair & Overhaul (MRO) Batam Aero Technic dapat mendorong pembukaan lapangan pekerjaan yang luas serta pertumbuhan ekonomi.

Terbukti, prediksi serapan tenaga kerja yang dapat diperoleh seiring finalisasi pembangunan hanggar dan fasilitas MRO Batam Aero Technic mencapai lebih dari 9.000 tenaga kerja.

"Saat ini kita sudah menyerap sekitar 1.800-an tenaga kerja dan seiring pembangunan kita butuh lebih banyak lagi," ujar Customer Relation Manager, Batam Aero Technic, Suci Perwira Negara.

Tenaga kerja yang dibutuhkan terutama adalah para lulusan Teknik Pesawat Terbang mengingat produk yang dihasilkan adalah jasa perawatan, pembersihan dan perbaikan pesawat terbang.

Di dalam KEK MRO Batam Aero Technic, terdapat bermacam program profesi, yakni teknisi, perencanaan, dan perekayasa.

Untuk mengisi peluang posisi tersebut, Batam Aero Technic tidak menutup kemungkinan bagi putra daerah Batam untuk bergabung.

Syarat yang dibutuhkan adalah tingkat pendidikan dan sertifikasi teknisi pesawat terbang yang memadai.

Saat ini, KEK MRO Batam Aero Technic telah bekerjasama dengan berbagai praktisi pendidikan sebagai pemasok lulusan di bidang teknik pesawat terbang.

"Kalau di Batam, Politeknik Negeri Batam sudah memiliki jurusan Teknik Pesawat Terbang bersertifikat AMTO," tambah Suci.

Untuk memperoleh pendidikan dan sertifikasi basic liscence dari Dirjen Penerbangan Udara, calon lulusan diwajibkan menempuh pendidikan minimal D3 Teknik Pesawat Udara, dengan rata-rata lama pembelajaran 1,5 tahun.

"Per tahunnya lulusan di Batam dalam bidang Teknik Pesawat Udara ada sekitar 45 orang. Batam Aero Technic tentunya masih membuka peluang besar bagi lebih banyak lulusan lagi," jelas Suci.

Dengan meningkatnya daya serap tenaga kerja, nantinya akan berdampak pula pada pertumbuhan ekonomi di Kota Batam, salah satunya bertambahnya tingkat hunian properti, serta meningkatnya kebutuhan listrik, air dan pangan di Kota Batam. (adv)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved