Sindiran Rocky Gerung Untuk Presiden Jokowi, Sebut Tak Mampu Orasi dan Gaulnya Sama Influencer
Beberapa waktu lalu, akademisi Rocky Gerung sempat mengkritisi pemerintah yang dinilainya sering menggunakan influencer untuk komunikasi publik.
Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id -- Akademisi Rocky Gerung kembali melakukan keritikan terhadap Presiden Joko Widodo.
Kali ini ia menyebut Jokowi tak punya kepastian dalam urusan komunikasi
Beberapa waktu lalu, akademisi Rocky Gerung sempat mengkritisi pemerintah yang dinilainya sering menggunakan influencer untuk komunikasi publik.
Mulanya Rocky membahas terkait adanya dana influencer senilai Rp 90,45 miliar yang ditemukan Indonesia Corruption Watch ( ICW ).
Menurutnya, penggunaan influencer itu digunakan pemerintah untuk menutupi ketidakmampuan negara mensosialisasikan sebuah program atau kebijakan.
Dalam acara tersebut, turut hadir pula Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Henry Subiakto
Henry membantah tuduhan Rocky dan menyatakan tidak ada influencer di kantor Kementriannya.
"Saya yang tahu persis persoalan dana itu karena saya di Kementerian. Tidak ada yang namanya influencer di Kementerian saya," katanya.
Sementara Rocky kembali menyinggung soal influencer di kanal YouTube pribadinya, pada Minggu (7/9/2020).
Rocky Gerung mengatakan, ia paham pola Jokowi yang kerap bertemu dengan para influencer dalam rangka meminta pertimbangan untuk mengambil keputusan.
Rocky menilai, sikap Jokowi yang bergaul dengan influencer menunjukkan bahwa pemerintahan sedang menutupi kekurangan.
Kecakapan berbicara para influencer dianggap Rocky menjadi cara untuk menambal 'kecacatan' tersebut.
Ia menganggap Jokowi tak mampu mengucapkan sesuatu tanpa berdiskusi terlebih dahulu dengan para influencer.

"Polanya kan kita tahu presiden enggak mungkin enggak ketemu influencer karena dia cuman tidak mampu mengucapkan sesuatu sebelum diskusi dengan influencer," ujarnya.
Rocky bahkan menilai Jokowi tidak memiliki kemampuan berorasi di depan umum.