Breaking News:

BATAM TERKINI

Sanksi Denda di Perwako 49/2020 Ditunda, Wali Kota Batam: Saya Tak Mau Memberatkan Masyarakat

Rudi ingin pada tahap awal Perwako itu, fokus pada pendidikan disiplin protokol kesehatan terlebih dulu. Untuk sanksi denda, diundur

TribunBatam.id/Hening Sekar Utami
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyebut, sanksi denda Rp 250 ribu bagi warga yang tak pakai masker sesuai Perwako nomor 49 Tahun 2020 ditunda 

Editor: Dewi Haryati

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menunda pemberlakuan sanksi denda di Peraturan Wali Kota (Perwako) Batam Nomor 49 tahun 2020.

Semula, Perwako tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kota Batam itu akan berlaku efektif mulai Rabu (9/9/2020) lalu.

Di perwako itu memuat sanksi denda bagi perorangan yang melanggar protokol kesehatan, yakni sebesar Rp 250 ribu. Namun penerapan sanksi denda ini diundur.

"Denda bukan dihapus, tapi pelaksanaannya tidak sekarang," ujar Rudi.

Saat ini, Rudi ingin fokus pada pendidikan disiplin protokol kesehatan terlebih dulu. Tahap edukasi ini guna memunculkan kesadaran di tengah masyarakat terhadap protokol kesehatan.

Sudah 15 Pasar Didatangi, Kabid Pasar Disperindag Batam: Umumnya sudah Siap Jalankan Perwako 49/2020

BEGINI Suasana Pasar Tos 3000 Batam di Hari Pertama Penerapan Sanksi Perwako Nomor 49 Tahun 2020

Pemberlakuan sanksi denda akan menyusul sejalan dengan perkembangan di lapangan. Lagi-lagi, Rudi menekankan timbulnya kesadaran masyarakat adalah hal yang utama.

"Sanksinya nggak usah dulu, saya tak mau memberatkan masyarakat," tegas Rudi.

Tak Pakai Masker Kena Denda Rp 250 Ribu

Pemerintah Kota Batam mengeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 49 Tahun 2020.

Halaman
1234
Penulis: Hening Sekar Utami
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved