Breaking News:

Infeksi Covid-19 di Perancis Catat Rekor Tertinggi, Laporkan Hampir 10.000 Kasus Dalam Sehari

Perancis mencatat hampir 10.000 infeksi Covid-19 baru pada Kamis (10/9/2020) kemarin. Angka ini merupakan total kasus tertinggi dalam satu hari.

Penulis: | Editor:
AFP
Ilustrasi pasien virus Corona. Infeksi Covid-19 baru Prancis pada rekor tertinggi, dikhawatirkan akan 'lockdown'. 

Editor: Putri Larasati Anggiawan

TRIBUNBATAM.id, PARIS - Perancis mencatat hampir 10.000 infeksi Covid-19 baru pada Kamis (10/9/2020) kemarin.

Angka ini merupakan total kasus harian Covid-19 tertinggi di Perancis dalam satu hari.

Pengumuman tersebut disampaikan sehari sebelum pertemuan Kabinet yang mungkin mempertimbangkan untuk memberlakukan lockdown atau lockdown lokal yang baru untuk mengekang penyebaran penyakit.

Otoritas kesehatan melaporkan 9.843 kasus virus Corona baru yang dikonfirmasi, mengalahkan hampir 900 dari rekor sebelumnya 8.975, yang ditetapkan enam hari sebelumnya.

Sejak awal bulan, kasus baru telah naik rata-rata 7.292 setiap hari, sebuah angka yang mengalahkan rekor rata-rata harian sebelumnya 3.003 yang terlihat pada bulan Agustus.

Setelah mencapai titik terendah 4.530 pada 28 Agustus, jumlah orang yang dirawat di rumah sakit dengan Covid-19 kembali meningkat, dengan peningkatan 93 selama 24 jam terakhir menjadi 5.096, total tertinggi dalam lebih dari sebulan.

Hasil UEFA Nations League Swedia vs Perancis - Gol Tunggal Kylian Mbappe Menangkan Perancis

Angka itu kini melonjak selama 12 hari berturut-turut.

Jumlah pasien di unit perawatan intensif mencapai 615, tingkat yang tidak terlihat sejak akhir Juni.

Angka rumah sakit masih sangat jauh dari puncak yang dicapai pada bulan April, tetapi menciptakan ketegangan baru pada sistem rumah sakit yang mungkin membuat pihak berwenang mengambil tindakan.

Keputusan Perancis untuk menempatkan negara itu di bawah salah satu lockdown paling ketat di Eropa antara 17 Maret dan 11 Mei didikte oleh kebutuhan untuk menjaga sistem rumah sakit agar tidak kewalahan.

Juru bicara pemerintah Gabriel Attal mengatakan pada hari sebelumnya bahwa tidak ada yang akan dikesampingkan pada pertemuan kabinet hari Jumat, sementara Presiden Emmanuel Macron mengatakan dia berharap setiap langkah baru tidak akan terlalu membatasi.

Jumlah orang di Perancis yang meninggal akibat infeksi Covid-19 meningkat 19, menjadi 30.813.

Angka hari Kamis lebih rendah dari angka 30+ yang dilaporkan dalam dua hari sebelumnya, tetapi masih di atas rata-rata pergerakan tujuh hari di 15.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved