Breaking News:

PEMUSNAHAN AMONIUM NITRATE DI KARIMUN

Dilarut Pakai Air, Pemusnahan 532,9 Ton Amonium Nitrat di Kanwil DJBC Khusus Kepri Masih Berlangsung

Pemusnahan mulai dilaksanakan di lahan dekat dermaga Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (9/9/2020).

TribunBatam.id/Elhadif Putra
Pemusnahan amonium nitrat di Kanwil DJBC Khusus Kepri, Senin (14/9) kemarin. Sudah lima hari pemusnahan 532,9 bahan peledak yang bisa dijadikan pupuk titipan kejaksaan itu masih berlangsung. 

Editor: Septyan Mulia Rohman

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Pemusnahan amonium nitrate di Kabupaten Karimun masih berlangsung di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai ( Kanwil DJBC ) Khusus Kepri di Kabupaten Karimun.

Hingga Senin (14/9) kemarin, pemusnahan 532,9 ton amonium nitrat titipan Kejari Karimun itu masih terus dilakukan.

Kegiatan pemusnahan dilakukan oleh tenaga ahli dari Brimob Polda Kepri yang dipimpin Danki Kompi 2 Batalyon A Pelopor Brimob Polda Kepri, Iptu Jerry Manulang.

Bahan pupuk yang juga bisa dijadikan sebagai bahan peledak tersebut dimasukan ke dalam lobang ukuran 20 x 15 meter. Kemudian dilarutkan menggunakan air.

Pemusnahan mulai dilaksanakan di lahan dekat dermaga Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (9/9/2020).

"Sampai hari ini masih dilaksanakan," kata Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepri, Agus Yulianto melalui humas Kanwil DJBC Khusus Kepri, Awaluddin.

Awal mengatakan petugas harus membuka satu persatu karung dan menuangkannya ke dalam lubang yang telah disiapkan.

Diperkirakan proses pemusnahan tersebut akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan.

"Kalau barangnya sudah dikeluarkan semua dari gudang. Tapi kan harus dituangkan satu persatu.

Halaman
1234
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved