Breaking News:

BP Batam Tak Beri Kepastian Hukum, Preseden Buruk Bagi Investasi Batam

Corporation (Sembcorp), salah satu perusahaan raksasa yang berbasis di Singapura, yang dipercaya mengelola Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) pulau Ba

TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA dok ATB
ATB telah menghasilkan capaian yang lebih tinggi dibanding kontrak konsesi. Namun di sisi lain, BP Batam justru tidak menjalankan sejumlah poin perjanjian, dan menciderai kepastian hukum bagi investasi di Batam. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Langkah BP Batam dalam pengakhiran konsesi pengelolaan air bersih dengan PT Adhya Tirta Batam (ATB) dinilai telah memberikan ketidakpastian hukum dan investasi bagi investor. 

BP Batam dianggap mengingkari sejumlah perjanjian konsesi yang sudah disepakati kedua belah pihak.

“Kontrak adalah sebuah acuan yang harus dipegang teguh kedua belah pihak. Namun dalam hal ini, kami menilai BP Batam tidak menjalankan kontrak secara konsisten. Tentu saja ini memberikan ketidakpastian,” ujar Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus.

ATB merupakan bagian dari PT Bangun Cipta Kontraktor (BCK) yang adalah perusahaan lokal, dan Sembawang.

Corporation (Sembcorp), salah satu perusahaan raksasa yang berbasis di Singapura, yang dipercaya mengelola Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) pulau Batam.

Dalam hal ini, BP Batam (Otorita Batam saat itu) dan ATB menandatangani perjanjian konsei yang berlaku selama 25 tahun.

Perjanjian tersebut mengatur secara detail tentang hak dan kewajiban masing-masing pihak.

Selama hampir 25 tahun mengelola SPAM Pulau Batam, ATB telah melakukan kontribusi besar terhadap Batam.

Bahkan, perusahaan ini mampu melakukan berbagai hal yang melebihi apa yang disyaratkan dalam perjanjian konsesi.

Misalnya dalam hal cakupan pelanggan. Dalam kontrak konsesi, ATB diminta melayani 107 ribu pelanggan di akhir konsesi. Namun, saat ini ATB telah berhasil memenuhi melayani 290.488 pelanggan.

Halaman
123
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved