Breaking News:

Seperti Apa Kondisi Pengusaha saat Pandemi, Kenapa Bank Gencar Ajukan Gugatan Pailit!

Relaksasi kredit ini ternyata tak serta merta dapat membantu pelaku usaha, terutama buat mereka yang sudah menghadapi masalah sebelum pandemi

kompas.com
Ilustrasi resesi ekonomi. Sejumlah bank tercatat mengajukan gugatan kepailitan ke Pengadilan Niaga. 

Seperti Apa Kondisi Pengusaha saat Pandemi, Kenapa Bank Gencar Ajukan Gugatan Pailit!

TRIBUNBATAM.id - Pada awal-awal pandemi Covid-19 menyerang Indonesia dan merontokkan sendi-sendi perekonomian, pemerintah didesak mengeluarkan kebijakan yang pro rakyat.

Kala itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta semua perusahaan pembaiayaan dan bank melakukan relaksasi pembayaran kredit.

Relaksasi Iuran Ringankan Beban Peserta Menunggak

Hal itu kemudian dilanjutkan dengan OJK, yang menjalankan restrukturisasi kredit.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta perusahaan pembiayaan dan perbankan memberi keringanan kepada debitur dengan sejumlah syarat.

BP Batam Relaksasi Pembayaran UWT, Bisa Dicicil dan Sanksi Lebih Ringan

Namun, relaksasi kredit ini ternyata tak serta merta dapat membantu pelaku usaha, terutama buat mereka yang sudah menghadapi masalah sebelum pandemi.

Ilustrasi uang rupiah
Ilustrasi uang rupiah (Tribun News)

Menghadapi hal ini, perbankan mau tak mau mesti menempuh jalur hukum guna menyelesaikan perkara utang-piutang.

Merujuk lima pengadilan niaga di Indonesia, tercatat hingga pertengahan September 2020, setidaknya ada 451 permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) dan pailit.

Batavia Air Pailit, Calon Penumpang dari Batam Akan Dilayani Ekspress Air

Sebanyak 36 perkara di antaranya dimohonkan oleh perbankan. 

Apa Itu Pailit

Halaman
1234
Penulis: Azmi S
Editor: Azmi S
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved