Breaking News:

Cara Cegah Mobil Jadi Sarang Tikus Saat Jarang Dipakai Selama PSBB

Ketika mobil jarang dipakai dan dibiarkan begitu saja ada kemungkinan tikus bisa bersarang dan memicu kerusakan.

Editor: Rio Batubara
ryan/gridoto.com
Kabel sensor MAP bisa dimakan tikus 

TRIBUNBATAM.id - Dalam kebijakan PSBB, aktivitas yang dibatasi membuat pemilik mobil bekerja di rumah dan cenderung membiarkan mobil terparkir.

Ketika mobil jarang dipakai dan dibiarkan begitu saja ada kemungkinan tikus bisa bersarang dan memicu kerusakan.

"Kalau bisa mesin mobil dinyalakan sekalian untuk dipanaskan, minimal seminggu sekali," sebut Koko, pemilik bengkel spesialis Prabuss AutoWorks, Jakarta Selatan kepada GridOto.com.

Lanjut Koko, tujuannya pertama supaya oli di dalam mesin tetap bersirkulasi sehingga meminimalisir pengendapan kotoran.

ILUSTRASI. Untuk melaju kembali di tanjakan, buat sebagian pengemudi, bisa menjadi momen yang menyulitkan
Advertorial
ILUSTRASI. Untuk melaju kembali di tanjakan, buat sebagian pengemudi, bisa menjadi momen yang menyulitkan
Selain itu panas mesin yang dihasilkan bisa membuat udara di sekitar kolong mobil juga ikut kering.

"Jadi udara tidak lembab, kemungkinan tikus untuk bersarang juga jadi lebih kecil," tekan Koko.

Tidak cuma dipanaskan, Koko juga menyarankan untuk membawa mobil berjalan sekitar 5 sampai 10 km.

Supaya udara di bagian kolong mobil ada sirkulasi, panas dari mesin juga merambat ke sektor kolong mobil.

"Bagian kaki-kaki mobil juga jadi luwes, tidak kaku, juga mencegah proses korosi di area kolong mobil," tutur Koko.

Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved