Breaking News:

Pendeta Motroni Didakwa Lecehkan 2 Bocah Laki-laki, Ngaku Lakukan Misi FBI Usir Setan

Motroni, nama pendeta itu didakwa melakukan tindakan tidak senonoh di Skotlandia dan Italia ketika korban berusia antara 5 dan 13 tahun

net
Ilustrasi. Pendeta berusia 63 tahun didakwa dengan tuduhan pelecehan seksual terhadap dua bocah laki-laki 

Pendeta Motroni Didakwa Lecehkan 2 Bocah Laki-laki, Ngaku Lakukan Misi FBI Usir Setan

TRIBUNBATAM.id - Pendeta yang kini berusia 63 tahun didakwa dengan tuduhan pelecehan seksual terhadap dua bocah laki-laki.

Motroni, nama pendeta itu didakwa melakukan tindakan tidak senonoh di Skotlandia dan Italia ketika korban berusia antara 5 dan 13 tahun pada Aril 1992 dan April 2001.

Kimia Farma Telepon Korban Pelecehan dan Pemerasan, Bawa Kasus Petugas Rapid Test ke Hukum

Kepada korbannya pendeta itu mengaku bekerja dengan FBI melakukan pengusiran setan, ketika dituduh melakukan pelecehan seksual setelah bermain strip poker sambil mabuk.

Melansir Daily Mail pada Jumat (18/9/2020), pendeta Stephen Motroni (63 tahun) mengklaim dirinya terlibat dengan FBI untuk pengusiran setan, kata laporan pengadilan.

Musuh Bebuyutan Khabib di UFC Bermasalah Lagi, Conor McGregor Ditangkap Kasus Pelecehan Seksual

Motroni didakwa melakukan tindakan tidak senonoh terhadap anak-anak di Skotlandia dan Italia ketika mereka berusia antara 5 dan 13 tahun, pada Aril 1992 dan April 2001.

Seorang korban mengatakan Motroni memiliki peran "dominan" sebagai seorang pendeta, memimpin misa di gereja RC St Mary di Saltcoats, Ayrshire dan di rumah keluarga setempat.

ilustrasi. Video amatir yang beredar, terlihat empat orang remaja, tiga laki-laki dan seorang perempuan memegangi kaki dan tangan seorang perempuan berhijab dan melakukan pelecehan terhadap korban.
ilustrasi. Video amatir yang beredar, terlihat empat orang remaja, tiga laki-laki dan seorang perempuan memegangi kaki dan tangan seorang perempuan berhijab dan melakukan pelecehan terhadap korban. (TRIBUN MEDAN)

Seorang pria (34 tahun) bersaksi, mengatakan bahwa Motroni adalah anggota dari Sacred Heart Fathers selama bertahun-tahun, mengatakan dia terkait dengan "segala macam hal" di sana.

"Suatu kali, dia mengatakan kepada kami bahwa dia terlibat dalam pengusiran setan dan suatu kali dia mengatakan dia akan pergi ke Israel untuk membantu FBI," kata pria itu.

Waduh! 3 Polwan Laporkan Kasat Reskrim Diduga Lakukan Pelecehan, Ditetapkan Tersangka Pemerasan

Oleh karena itu, ia mengatakan bahwa keluarganya bangga mengenal Motroni, tapi orangtuanya tidak tahu bahwa dia sedang "diraba-raba" olehnya.

"Stephen meremas pantat saya, sejauh yang saya ingat ketika saya masih muda," katanya kepada Kilmarnock Sheriff Court.

Ia mengatakan hal itu sering terjadi dan ia tidak nyaman, tapi sebagai seorang anak, saat itu, sulit untuk mengungkapkan perasaan dan ada anggapan orang dewasa tahu yang terbaik.

Cerita Tiga Polwan Cantik Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Kasat Reskrim, Korban Ogah Berdamai

"Dia bertingkah seolah-olah dia sedang mencoba meluruskan pakaianku dengan meletakkan tangannya di ikat pinggang celanaku dan tangannya melingkari bagian dalam celanaku atau celana pendekku atau apa pun."

Motroni juga akan memijat bahu anak laki-laki itu di Smithstone House, kediaman sang pastor di Kilwinning.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved