CORONA DI BATAM
Blue Fire Bar & Resto Batam Akan Kembali Buka, Bagaimana Nasib 2 Karyawannya yang Reaktif?
Humas Blue Fire Bar & Resto, Thomas Mahali membenarkan adanya dua orang karyawannya yang dikirim ke RSKI Galang.
TRIBUNBATAM.id |BATAM - Setelah sempat heboh dipermberitaan adanya dua orang karyawan Blue Fire Bar & Resto Batam Positif Covid-19, Akhinya Manajemen Blue Fire Bar & Resto Batam angkat suara.
Humas Blue Fire Bar & Resto, Thomas Mahali membenarkan adanya dua orang karyawannya yang dikirim ke RSKI Galang.
Hal itu dilakukan setelah mereka reaktif usai melakukan test Rapid.
Namun Thomas mengatakan, dua karyawan Humas Blue Fire Bar & Resto tersebut belum tentu Positif, mereka masih menunggu hasil SWAB pihak rumah sakit.
• 2 Karyawan Blue Fire Bar & Resto Batam Positif Covid-19, Biasanya Selalu Ramai, Kini Mendadak Tutup
• Bupati Barau Meninggal Dunia karena Covid-19, Sebelumnya Sempat Dirawat Selema 13 Hari
"Demi kenyaman tamu, kita rutin melakukan sterilisasi, mulai dari penyemprotan disinfektan secara rutin dan juga melakukan pengecekan kesehatan dua minggu sekali terhadap seluruh karyawan," ujar Thomas, Selasa (22/9/2020).
Memang selama ini pihaknya selalu melakukan test rapid secara rutin, apalagi pengunjung ditempat tersebut ramai sekali.
Dengan adanya yang rekatif kemarin, pihak managemen langsung mengirim kedua orang karyawan ke RSKI Galang.
"Kita tidak memiliki tempat untuk isolasi, sehingga kita bekerjasama dengan RSKI Galang untuk melakukan isolasi. Dua karyawan yang reaktif kita kirim ke Galang," jelasnya.
Ketika ditemukan adanya yang reaktif, pihaknya harus melakukan sterilisasi di lokasi. Meskipun, reaktif belum menentukan apakah dua karyawannya tersebut positif Covid-19.
"Kita masih menunggu hasil swab yang dilakukan di RSKI Galang. Yang jelas mereka kita isolasi dulu di sana, dan kita lakukan sterilisasi beberapa hari ini. Kami terus memberikan kenyamanan ini agar tamu yang datang merasa aman. Reaktif belum tentu positif, bisa saja karena mereka kelelahan bekerja," tambah Thomas.
Disamping itu, pihaknya juga sudah melaporkan hal ini ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam. Semua itu dilakukan bukan diminta, melainkan inisiatif dari Blue Fire sendiri.
"Dinas Pariwisata merekomendasikan agar dilakukan evaluasi. Saat ini kita masih melakukan pembersihan dan renovasi sedikit untuk kenyamanan tamu serta lebih memperketat pengawasan. Meskipun sebelumnya sudah sangat ketat," ungkapnya.
Melihat kondisi saat ini, setelah sterilisasi dilakukan beberapa hari, pihaknya sangat optimis bahwa Blue Fire aman dan sudah steril. Serta, siap beroperasi kembali.
"Beberapa hari terakhir kita sudah tutup, dan kami jamin lokasi sudah steril kembali," sebutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/79414462_122711362516401_8246940492311298048_n.jpg)