TRIBUN WIKI
Mudah dan Murah, 15 Bahan Rumahan Ini Ternya Bisa Obati Sakit Ringan, Apa Saja?
Beberapa bahan rumahan ternyata bisa dimanfaatkan untuk mengatasi sakit ringan, sehingga tak perlu langsung ke dokter.
Editor: Widi Wahyuning Tyas
TRIBUNBATAM.id - Saat jatuh sakit, kita mungkin cenderung memilih untuk minum obat atau mengunjungi dokter.
Padahal, jika kondisi sakit yang dirasakan masih tergolong ringan, tidak perlu langsung dibawa ke dokter.
Sebab, beberapa bahan rumahan ternyata bisa dimanfaatkan untuk mengatasi sakit ringan.
Melansir Warta Kota Wiki, para peneliti telah menghasilkan ratusan studi dalam lima tahun terakhir tentang efektivitas pengobatan rumahan atau pengobatan tradisional.
Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa pengobatan tradisional tidak sepenuhnya membantu penyembuhan penyakit.
Untuk beberapa kondisi sakit sedang hingga parah, pertolongan tenaga medis tetap paling utama.
Kendati demikian, pengobatan alami rumahan ini bisa berinteraksi dengan obat dari dokter.
Berikut pengobatan tradisional yang bisa dilakukan di rumah :
1. Mentega
Produk sampingan yang banyak ditemukan di dapur ini mengandung asam laktat dan asam askorbat.
Studi menunjukkan bahwa mentega bisa meringankan bintik-bintik penuaan di kulit lebih efektif daripada asam laktat.
Oleskan mentega ke bintik-bintik dengan bola kapas, lalu bilas dengan air setelah 20 menit.
2. Vitamin C untuk alergi
Vitamin C tidak hanya baik untuk flu biasa, namun juga memiliki antihistamin alami yang efektif.
Penelitian membuktikan, 74 persen dari subyek yang menerima semprotan vitamin C menghilangkan pengap di hidung dibandingkan 24 persen pasien yang menggunakan obat.
Peneliti merekomendasikan mengonsumsi dua gram per hari dari makanan dan / atau suplemen mengandung vitamin C.
3. Oatmeal untuk gigitan serangga
Oatmeal memiliki kemampuan anti gatal untuk mengatasi gigitan serangga.
Anda bisa membuat pasta dari campuran oatmeal dan air dengan perbandingan sama.
Kemudian, oleskan campuran gandum ke gigitan serangga selama 10 menit, lalu bilas.
4. Lidah buaya untuk luka bakar
"Lidah buaya adalah obat yang sangat menenangkan untuk luka bakar," kata Dr Purvisha Patel, dokter kulit dan pencipta sederet produk perawatan kulit.
Satu studi menunjukkan lidah buaya lebih efektif daripada perawatan lain untuk luka bakar tingkat dua.
Pastikan Anda menggunakan lidah buaya murni, bukan versi beraroma.
Jika Anda memiliki tanaman lidah buaya, cukup potong daun dan oleskan cairan langsung ke daerah luka bakar.
Untuk luka bakar serius, Anda harus ke dokter.
5. Aspirin untuk kapalan
Lumatkan lima atau enam tablet aspirin yang tidak dilapisi menjadi bubuk halus.
Campur bubuk dengan satu setengah sendok teh jus lomon, dan satu setengah sendoh teh air.
Lalu, racikan dioleskan ke kulit yang menebal. Kemudian tutup dengan selembar plastik di atasnya.
Setelah itu, tutup menggunakan handuk yang dipanaskan selama 10 menit.
Kemudian, buka semuanya dan gosok kulit yang kapalan secara lembut menggunakan batu apung.
Tentu saja, Anda tidak boleh mencoba ini jika Anda alergi terhadap aspirin.
6. Susu magnesium untuk sariawan
Sariawan adalah bisul pada mulut yang dapat disebabkan oleh infeksi virus atau cedera.
Untuk meringankan rasa sakit, bilas mulut Anda menggunakan susu magnesium atau oleskan ke sariawan tiga atau empat kali sehari.
7. Mentimun untuk mata lelah
Berbaringlah telentang dan letakkan satu irisan mentimun di atas setiap mata yang tertutup.
Mentimun mengandung antioksidan yang menurut penelitian telah membantu mengurangi pembengkakan dan mengurangi rasa sakit.
Ganti irisan dengan pasangan pendingin setiap dua atau tiga menit, hingga total 15 menit.
8. Minyak lavender untuk bau kaki
Minyak esensial lavender tidak hanya berbau harum tetapi juga memiliki sifat antibakteri yang membantu membunuh kuman.
Sebelum tidur, gosokkan beberapa tetes minyak ke kaki Anda dan pijat.
Pakai sepasang kaus kaki agar tidak mengotori seprai Anda.
9. Ceri untuk asam urat
Orang-orang yang makan sekitar 20 buah ceri setiap hari lebih kecil kemungkinannya mengalami asam urat.
Penelitian terhadap 633 pasien menunjukkan, ceri mengandung senyawa yang membantu menetralkan asam urat.
10. Minyak mint untuk sakit kepala
Minyak esensial mint untuk mendinginkan kulit, mengurangi sakit kepala karena tegang dan acetaminophen.
Campurkan beberapa tetes minyak zaitun dengan minyak mint untuk mencegah iritasi kulit, lalu pijat dengan lembut ke dahi dan pelipis Anda.
11. Gula untuk cegukan
Makan gula dapat mengatasi cegukan.
Memakan gula kristal bertekstur kasar memaksa Anda menelan lebih keras dari biasanya.
Hal ini akan mengatur ulang diafragma Anda untuk menghentikan cegukan.
12. Adas untuk gangguan pencernaan
Adas mengandung karminatif, yang membantu mengeluarkan gas dari saluran usus.
Kunyah sedikit adas untuk membantu mencegah sendawa setelah makan malam.
13. Teh hijau untuk nyeri sendi
Antioksidan kuat ditemukan dalam teh hijau yang disebut epigallocatechin-3-gallate (EGCG) dapat mengerem nyeri sendi dan radang artritis reumatoid.
Penelitian terhadap Arthritis dan Rheumatologi menyarankan minum dua atau tiga cangkir teh hijau per hari untuk mendapatkan manfaatnya.
14. Jus lemon untuk batu ginjal
Minum setidaknya empat ons jus lemon per hari untuk mengatasi batu ginjal.
Lemon mengandung asam sitrat dapat mencegah kristalisasi kalsium dan oksalat yang menciptakan batu-batu ini.
15. Minyak zaitun untuk bibir pecah-pecah
Saat bibir Anda pecah-pecah, lapisi dengan minyak zaitun, pelumas alami yang akan membantu melembutkan dan melembabkan bibir dengan baik. Faktanya, minyak nabati apa pun bisa digunakan.
Artikel ini telah tayang di Wartakotawiki.tribunnews.com dengan judul '15 Pengobatan Tradisional Manjur untuk Sakit Ringan'.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/timun_20161002_181705.jpg)