Breaking News:

BATAM TERKINI

ADA yang Rusak hingga Tenggelam, Puluhan Kapal Ikan Asing Tangkapan PSDKP Batam Menumpuk di Dermaga

14 dari 58 kapal ikan asing hasil tangkapan yang berada di pelabuhan PSDKP Batam mengalami kerusakan yang cukup parah, hingga ada yang sudah tenggelam

Penulis: | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/ALAMUDIN HAMAPU
Puluhan kapal ikan asing hasil tangkapan PSDKP Batam menumpuk di dermaga, sebagian kapal tersebut ada yang sudah bocor hingga tenggelam. 

Terkait permintaan hibah tersebut, hingga saat ini dijelaskan Salman pihaknya sudah melalui pengajuan hingga beberapa kali dilakukan.

"Sudah 3 kali meminta kepada PN Tanjungpinang dan JPU (Jaksa Penuntut Umum) saat melakukan sidang lapangan agar KIA-KIA ini dapat dihibahkan," sebutnya.

Dijelaskan lebih lanjut pihaknya selalu terhambat dan dihadapkan dengan permintaan Juknis oleh PN Tanjungpinang dan JPU.

"Karena kapal ikan asing itu bukan lagi kewenangan kita setelah kasus itu dinytakan P21 dan pada saat Tahap II itu sudah lepas dari kami. Jadi tugas kami tinggal pengawasan KIA yang dititipkan ini saja. Setelah itu kan sudah masuk ke ranah Kejaksaan, ketika KIA itu dinyatakan dalam putusan menjadi barang milik Negara, maka menjadi kewenangan Kementrian Keuangan, sekarang siapa yang mau bikin juknis jadinya," ungkapnya.

Salman menegaskan bahwa pada dua bulan lalu KKP telah melakukan rapat dan meminta fatwa ke Mahkamah Agung agar kapal Ikan Asing yang masih bagus dan dapat beroprasi agar bisa dihibahkan.

Langkah yang ditempuh KKP ini diharapkan akan membuahkan hasil yang memuaskan, karena nantinya akan lebih mempermudah PSDKP dalam menjalani kegiatannya, pelabuhan tidak lagi kelebihan kapasitas, dan kerugian Negara akibat illegal fishing dapat tertutupi.

"Seperti yang diharapkan pak Menteri KKP, kapal kapal ikan asing ini agar dapat dihibahkan agar dapat membantu menutupi kerugian Negara setiap tahunnya. Tidak hanya ke nelayan, Pak Edy juga menginginkan KIA yang masih bagus dan layak pakai dihibahkan ke Universitas-Universitas di Indonesia yang memiliki fakultas perikanan," ujarnya. ( TRIBUNBATAM.id/ALAMUDIN)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved