BATAM TERKINI
JIKA 2 PT di Batam Jadi Lockdown, Dormitori Bakal Jadi Alternatif Lokasi Karantina Covid-19
Dipilihnya Kawasan Dormitori Mukakuning sebagai tempat karantina Covid-19 karena jumlah pekerja terpapar Covid-19 di kawasan itu kembali bertambah.
Editor : Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, Kawasan Dormitori di Mukakuning akan dijadikan alternatif sebagai tempat karantina pasien suspek Covid-19.
"Iya, itu kalau lockdown (terjadi)," ujar Didi kepada Tribun Batam saat dikonfirmasi, Kamis (24/9/2020).
Dipilihnya Kawasan Dormitori Mukakuning sebagai tempat karantina Covid-19 karena jumlah pekerja terpapar Covid-19 di kawasan itu kembali bertambah.
Dari data Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam tanggal 23 September 2020 Tribun Batam mencatat, sebanyak 60 orang pekerja swasta terkonfirmasi positif Covid-19 usai menjalani pemeriksaan swab.
Penularannya pun sehubungan dengan kontak erat di lingkungan tempatnya bekerja.
Dari 60 orang pekerja itu, 56 di antaranya diketahui beralamat di Kawasan Dormitori Mukakuning, Kota Batam.
• DAFTAR 36 Pasien Covid-19 di Batam Dinyatakan Sembuh, Termasuk 2 Tahanan Polresta Barelang
Sebelumnya, wacana lockdown terhadap dua perusahaan industri di Kota Batam menjadi perbincangan.
Sebab, wacana itu muncul akibat banyaknya pekerja di dua perusahaan tersebut terpapar Covid-19.
Keduanya adalah PT. Infineon Technologies Batam dan PT. Philips.
Sebagaimana diketahui, PT. Infineon Technologies Batam sendiri terletak di Kawasan Batamindo, Kota Batam. Sedangkan PT. Philips terletak di Kawasan Panbil Industrial Estate, Kota Batam.
Menurut Kadinkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi, wacana lockdown terhadap dua perusahaan tersebut akan dibatalkan jika keduanya bersedia untuk menggelar pemeriksaan swab massal.
"Kalau swab, lockdown batal," tegas Didi. (Tribunbatam.id/ Ichwan Nurfadillah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pt-infineon-batamindo.jpg)