Senin, 27 April 2026

KEPRI TERKINI

WAWANCARA Eksklusif dengan Ismeth Abdullah, Soal Pilgub Kepri hingga Kandidat Gubernur Pilihan

Mantan Gubernur Kepri, Ismeth Abdullah dalam wawancara eksklusif dengan Tribun Batam bicara soal Pilgub dan harapannya terhadap Gubernur baru.

ISTIMEWA
Mantan Gubernur Pertama Provinsi Kepulauan Riau, Ismeth Abdullah 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Bertepatan dengan HUT ke-16 Provinsi Kepri, 24 September 2020 mendatang, terdapat jutaan harapan yang diemban pemerintah yang akan terpilih pada pilkada Desember mendatang.

Kali ini, TRIBUNBATAM.id mengadakan News Webilog episode (23/9/2020) bersama narasumber tunggal yakni sosok Gubernur pertama provinsi Kepri yaitu Ismeth Abdullah.

Untuk lebih lengkapnya, berikut kutipan wawancara eksklusif Tribun Batam bersama Mantan Gubernur provinsi Kepri, Ismeth pada Rabu (23/92020), terkait antara Pilkada dan masa depan Kepri :

Tribun (T) : Selamat siang, pak?

Ismeth (I) : Selamat siang.

T : Seperti yang kita ketahui, Pak Ismeth sempat mencalonkan diri sebagai gubernur pada pilkada mendatang. Apa keinginan bapak saat ini sehingga memilih untuk mencalonkan sebagai kandidat gubernur?

I : Sejak dalam perjalanan sebagai konsultan. Ketika itu saya jadi banyak membawa tamu dan akhirnya banyak bertemu masyarakat dan masyarakat minta saya untuk mencalonkan diri. Bahkan kebanyakan dari mereka sering berkeluh kesah tentang permasalahan mereka sehari-hari.

T : Apa upaya bapak untuk mewujudkan harapan masyarakat ketika maju sebagai calon gubernur ketika itu?

I : Menjadikan masyarakat Kepri yang maju itu tidak sulit. Sementara yang saya lihat saat ini perekonomian mengalami pemerosotan. Apa susahnya dari anggaran belanja disisihkan untuk pembangunan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat. Sekarang pabrik yang tutup tapi dibiarkan. Harusnya diajak berunding biar tidak tutup.

T : Setelah sebelumnya kembali mencalonkan sebagai Gubernur, partai mana saja yang telah bapak lobi?

I : Sudah banyak mulai dari DPW dan DPP.

T : Pak Ismeth sempat membentuk tim pemenangan kala itu, seperti apa pak?

I : Iya ada banyak tim dimasing-masing kabupaten dan kota.

T : Pada akhirnya bapak mengetahui bahwa tidak akan mendapat dukungan, apa perasaan bapak saat itu?

I : Sebenarnya bukan tidak mendapatkan dukungan tapi tidak mendapatkan partai tersebut. Artinya mereka mendukung hanya saja saya tidak dapat mendaftar karena ada alasan tertentu. Jadi ya biasa-biasa saja. Tidak ada masalah. Sampai minggu-minggu terakhir kita juga masih berusaha. Tapi saya sudah pernah berkarya ditingkat gubernur jadi biasa aja.

T : Apakah ada kemungkinan bapak untuk maju kembali sebagai gubernur?

I: Untuk sekarang kita tidak bisa berandai-andai karena calon-calonnya sudah ditetapkan. Ya kita berharap dari calon yang terpilih nanti bisa memberikan yang terbaik bagi Kepri. Kepri harus bangkit, harus bisa memberikan lapangan pekerjaan, pemimpin harus bisa turunkan angka kemiskinan, dengan cara meningkatkan kesehatan, dan pendidikannya. Alasan saya kembali turun, karena menjumpai banyak masalah ditengah masyarakat saat ini. Pabrik tutup, pengangguran dimana-mana. Ini bukan masalah pribadi saya tetapi masalah warga Kepri. Kita harus mengadakan kerjasama perdagangan dengan negara tetangga.

T : Setelah ini, bapak akan terjun kemana setelah tidak ada peluang lagi?

I : Pertama saya akan mengawasi kinerja pemerintah Kepri. Sebagai salah satu senior walupun ada yang lebih senior lagi, jika ada yang tidak beres akan kita kasih tau. Kita berikan sumbangan pemikiran, serta petunjuk. ASN bekerja untuk rakyat. Itu wajib. Kita akan menjadi wasit pemerintahan. Supaya bisa memberikan yang terbaik untuk Kepri.

T : Apakah ada calon yang mendekati bapak untuk menjadi penasehat mereka?

I : Ya itu secara pribadi ada juga. Tapi pesan saya kepada adik-adik saya yang mencalonkan, kalian perlu konsentrasi di pilkada ini. Apalagi ada covid-19. Jalankan visi misinya agar masyarakat bisa merasakan. Jangan sampe timbul klaster-klaster baru karena pilkada ini. Siapa pemenang pilkada ini, tolong betul-betul buktikan kesejahteraan rakyat saat ini. Kepada seluruh masyarakat, pilihlah pemimpin sesuai dengan hati nurani.

T : Berarti, dari 3 pasangan calon Gubernur tersebut sudah ada yang mendekati bapak ya?

I : Hahaha semua adalah sahabat saya.

T : Sepertinya, 3 pasangan calon tersebut menawarkan hal yang sama dalam hal visi dan misi, bagaimana menurut bapak?

I : Belum tentu, bisa jadi visi dan misinya mirip tapi pembuktiannya yang akan menjawab. Carilah pemimpin yang memiliki program kerja yang sesuai agar semakin banyak yang tidak putus sekolah dan hal lain sebagainya. Masyarakat harus bertanya secara detail terkait program kerja mereka seperti apa. Karena pasti beda walaupun mirip.

T : Bapak sendiri merokomendasikan pasangan calon kepada para pendukung bapak untuk memilih salah satu calon yg menurut bapak baik?

I : Saya hanya menyampaikan pilihlah berdasarkan hati nurani. Pelajari program kerjanya.

T : Apa yang melatarbelakangi apabila nantinya bapak memutuskan untuk memilih salah satu diantara pasangan tersebut?

I : Seperti yang kita ketahui, pimpinan dipilih oleh rakyat. Jadi rakyat harus aktif berpartisipasi. Dia harus tau siapa yang dia pilih. Kalau tingkat partisipasi pemilih rendah, yang menang bisa saja merasa dia dipilih oleh segelintir orang padahal mungkin saja tidak seperti itu. Tapi kalau program kerja nya tidak baik, bisa saja tidak memilih.

T : Apa yang mendorong bapak apabila nantinya tidak memilih calon gubernur tersebut?

I : Mudah-mudahan tidak terjadi. Tapi kalau program kerjanya bisa menyediakan solusi ya dipilih. Kalau tidak ada ya sia-sia dan merasa membohongi diri sendiri. Kita harus cari wakil rakyat yang bersungguh-sungguh.

T : Saat ini, bapak berada pada posisi bukan seorang kandidat, kira-kira apa pesan bapak kepada 3 calon yang telah ditetapkan KPU di provinsi?

I : Pesan saya buat lah program-program yang bisa menolong rakyat. Program boleh bagus, tapi tolong dibina lagilah ASN agar dapat menjalankan program sebaik-baiknya. Jangan pikirkan kepentingan diri sendiri jangan macet-macet. Hidupkan kembali industri. Fokus disitu, lindungi investor, jangan persulit mereka untuk membuka usaha.

T : Bapak adalah seorang gubernur pertama Kepri, arah provinsi ini udah bapak tentukan sejak dahulu. Seperti apa pak?

I : Provinsi ini dari awal bisa menjadi provinsi industri, kemaritimiman, perikanan, pendidikan. Kita harus unggul dalam bidang itu. Kita harus bersyukur bertetangga dengan negara maju. Kita pun harus makmur dan maju.

T : Menurut bapak, Gubernur setelah bapak seperti apa?

I : Jangan malu bila ingin bertanya. Bertanyalah pada senior-senior ataupun ahli. Jangan jalan sendiri aja.

T : Menurut bapak selama ini nama bapak sering diperbincangkan ditengah masyarakat, sebetulnya apa yang telah bapak perbuat hingga banyak yang merindukan sosok bapak sebagai seorang pemimpin?

I : Saya hanya membantu mereka dalam mengatasi kesulitan mereka dan memperhatikan mereka.

T : Ada 3 pasangan kandidat yang akan maju, satu dari ketiga pasangan ini apabila menang dan mendekati bapak untuk menjadi penasehat apakah bapak akan senang hati menerimanya?

I : Ya tentu kita akan berdiskusi dan saya tulus memberikan pertolongan untuk kepentingan rakyat. Ayo kita tinjau kembali mana yang harus diperbaiki. 
(TRIBUNBATAM.id/Rebekha Ashari Diana Putri)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved