Breaking News:

Viral Warga Tolak Solat dan Makamkan Jenazah Pria: Anggap Saja yang Mati Sapi, Bukan Orang!

Warga menolak pemakaman jenazah Yatno bahkan menganggap yang meninggal adalah sapi

surya.co.id/david yohanes
K (17) dan B (16) tersangka curanmor yang diduga menjadi pemicu pengeroyokan terhadap ayah mereka 

TRIBUNBATAM.id, TULUNGAGUNG - Jasad pria korban amuk massa hingga tewas setelah dua anaknya ditangkap Polisi gara-gara curanmor terkatung-katung.

Tak ada warga yang ingin membantu mengurus jenazah tersebut.

Jasad pria bernama Yatno itupun ditolak oleh warga.

Warga setempat menyatakan menolak jenazah Yatno untuk dimakamkan di Desa Nyawangan.

Diduga, warga menolak jenazah Yatno karena pria berusia 55 semasa hidupnya dikenal sebagai sosok yang sering membuat onar.

tribunnews
K (17) dan B (16) tersangka curanmor yang diduga menjadi pemicu pengeroyokan terhadap ayah mereka. (surya.co.id/david yohanes)

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Desa Nyawangan, Sabar, yang mengatakan jika terjadi penolakan jenazah Yanto.

Seluruh warga desanya menolak cawe-cawe (ambil bagian) dalam seluruh prosesi pemakaman.

“Warga menilai, anggap saja yang mati sapi, bukan orang,” ujar Sabar lewat sambungan telepon.

Dengan demikian warga menolak takziah ke rumah Yatno.

Mereka juga menolak memandikan, mengafani, menyolatkan, dan menguburkannya.

Halaman
123
Editor: Aminudin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved