Breaking News:

Otoritas Kota New York Khawatir Hadapi Wabah Covid-19, Berjanji Pekerjakan 4.500 Guru

Tingkat infeksi virus Corona telah meningkat pada "tingkat yang mengkhawatirkan" di beberapa lingkungan New York. Bagaimana kondisinya?

Penulis: | Editor:
AFP
NEW YORK - Otoritas Kota New York mengkhawatirkan sarang virus Corona di lingkungannya - ILUSTRASI. 

Editor: Putri Larasati Anggiawan

TRIBUNBATAM.id, NEW YORK - Tingkat infeksi virus Corona telah meningkat pada "tingkat yang mengkhawatirkan" di beberapa lingkungan New York.

Terutama di antara komunitas Yahudi Ortodoks di Brooklyn, otoritas kesehatan kota memperingatkan pada Minggu (27/9/2020).

Mengancam akan memberi sanksi kepada sekolah-sekolah tertentu jika mereka gagal mematuhi peraturan anti virus.

Meskipun Big Apple telah menggembar-gemborkan bahwa mereka mempertahankan tingkat infeksinya di bawah satu persen selama lebih dari sebulan, enam lingkungan di Brooklyn dan dua di Queens telah mengalami lonjakan.

Melampaui lima hingga enam persen di Midwood dan Gravesend.

Peningkatan tersebut bertepatan dengan Hari Raya Besar Yahudi, hari-hari paling suci dalam kalender Yahudi, yang mencapai puncaknya pada hari Senin dengan Yom Kippur.

Jelang Pilpres Amerika Serikat, Trump Calonkan Amy Coney Barrett Maju ke Mahkamah Agung

"Daerah-daerah ini menyumbang lebih dari 23 persen kasus baru di seluruh kota.

Meskipun mewakili hanya di bawah tujuh persen dari keseluruhan populasi kota," kata layanan kesehatan kota New York dalam siaran pers.

Mereka menambahkan bahwa data menunjukkan peningkatan pasien yang dirawat di rumah sakit di dua rumah sakit Brooklyn, dan setidaknya satu rumah sakit di Queens.

Peningkatan tersebut telah menimbulkan kekhawatiran gelombang kedua di New York, yang melaporkan rekor kematian 23.800 Covid-19 ketika epidemi memuncak pada musim semi.

Pada hari Jumat, otoritas kesehatan menyelenggarakan konferensi pers di salah satu lingkungan Brooklyn yang paling terkena dampak, Borough Park.

"Ini mungkin posisi paling genting dengan Covid-19 yang kami alami dalam beberapa bulan," kata komisaris kesehatan Dave Chokshi, mendesak orang-orang untuk memakai masker wajah dan menghormati tindakan jarak sosial.

Tapi dia dan rekan-rekannya dicemooh oleh setidaknya dua orang di kerumunan, termasuk pembawa acara radio Yahudi Ortodoks yang terkenal dengan sikap anti-topengnya, Heshy Tischler, video dari NBC menunjukkan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved