Breaking News:

Bertemu Paslon Pilwako Batam, Pendeta Ungkap Kesulitan Pengurusan Surat Domisili Gereja di Kecamatan

Puluhan pendeta pengurus Lembaga Aras Kristen se-Kepri & BKAG Kota Batam menggelar coffe morning dengan HM Rudi, Pasangan Calon (Paslon) Pilwako Batam

Penulis: Anne Maria | Editor: Anne Maria
istimewa
Puluhan pendeta pengurus Lembaga Aras Kristen se-Kepri dan BKAG Kota Batam menggelar coffe morning dengan Pasangan Calon (Paslon) Pilwako Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Puluhan pendeta pengurus Lembaga Aras Kristen se-Kepri dan BKAG Kota Batam menggelar coffe morning dengan HM Rudi, Pasangan Calon ( Paslon) Pilwako Batam, Selasa (29/9/2020) di Batam Center.

Dalam dialog yang berjalan serius namun santai itu para pendeta mengemukakan masalah-masalah yang dialami gereja dan pendeta dalam waktu belakangan ini.

Berbagai pertanyaan pun dilemparkan para pendeta kepada HM Rudi, termasuk masalah serius di kalangan umat Kristiani. 

Serta berbagai harapan dari kelompok pendeta dan lembaga aras Kristen bagi para Pasangan Calon ( Paslon) yang mengikuti Pilwako Batam.

Satu di antaranya adalah keresahaan mengenai kepengurusan dokumen surat Domisili yang diperlukan dalam permohonan dana hibah.

"Sebenarnya harapan ini sebelumnya juga telah lama disampaikan, dan ini kami sampaikan kembali kepada paslon yang akan bertarung nanti," ujar satu di antara aktifis Gereja Batam, Wirya Silalahi yang juga merupakan Majelis di dalam Persekutuan Gereja- gereja Indonesia Wilayah (PGIW) Kepri.

Muhammad Rudi Cuti Pilkada, Kemenko Tunjuk Purwiyanto jadi Plh Kepala BP Batam

Cuti Rudi di BP Batam Putus saat Airlangga dan 24 Menteri ‘Rapat’ Resort Laguna, Bintan

Menurutnya, adanya proses pengurusan dokumen yang terkesan lama ini, juga menjadi sebuah cerita yang hingga saat ini masih belum mendapat jalan keluar.

Wirya menggambarkan, satu di antaranya terjadi dalam pengurusan surat domisili di tingkat Kecamatan.

"Gereja- gereja itu kalau minta bantuan ke Pemko, contoh hibah selalu ada syarat standar yang harus dipenuhi yaitu surat domisili yang diurus di kecamatan. Tapi gereja sering dipersulit untuk mendapatkan itu," ujarnya.

Ia menggambarkan surat domisili tersebut bisa keluar dalam dua hari, namun bisa pula hingga berbulan-bulan.

"Jadi ada standar ganda, tergantung siapa yang ngurus. Kalau anggota dewan bisa keluar dua hari, kalau tidak ada orang dalam ya bisa dua bulan atau lebih," katanya.

Termasuk juga persoalan yang dialami oleh guru-guru Kristen.

Cuti 72 Hari Rudi Selaku Kepala BP Batam Tepat 365 Hari Sejak Dilantik Bersama 4 Pejabat Lain

Kepala BP Batam Rudi Cuti Ikut Pilkada Batam, Menko Perekonomian Tunjuk Purwiyanto Jadi Plh

"Sebenarnya banyak permasalahan yang ingin disampaikan, tapi kami batasi lebih ke masalah keagamaan. Karena sebenarnya sebagian pendeta ini jugakan ada yang berlatar belakang pengusaha," ucapnya.

Wirya menyatakan tidak hanya paslon HM Rudi, pihak Lembaga Aras Kristen juga membuka peluang komunikasi dengan calon Wali Kota Batam lainnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved