Senin, 27 April 2026

BATAM TERKINI

Kadisperindag Batam Geram, Sebut Pertamina Lambat Distribusikan Premium ke SPBU

Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau menyebutkan, antrean panjang kendaraan di SPBU bukan disebabkan kelangkaan premium.

TribunBatam.id/Ian Sitanggang
KADISPERINDAG KOTA BATAM - Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau geram dengan antrean kendaraan bermotor di SPBU. Ia menilai Pertamina lambat dalam mengirim pasokan BBM. 

Editor: Septyan Mulia Rohman

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdaganagan (Kadisperindag) Kota Batam, Gustian Riau, geram dengan antrean panjang kendaraan di SPBU Kota Batam.

Antrean yang terjadi menurutnya bukan persoalan kelangkaan premiun.

Tetapi karena Pertamina lambat dalam mendistribusikan premiun ke SPBU.

Dia mengatakan selama ini Pihak Pertamina, tidak pernah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Batam, bahkan jika diundang rapat pihak Pertamina sering tidak hadir atau hanya mengirimkan perwakilan stafnya.

"Kami tegaskan bahwa di Kota Batam, tidak ada kelangkaan. Bahkan kuota sampai akhir tahun, sesuai dengan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat masih cukup," kata Gustian, Selasa (29/9/2020).

ANTREAN SPBU - Kendaraan bermotor mengantre di SPBU Kota Batam, Selasa (29/9/2020).
ANTREAN SPBU - Kendaraan bermotor mengantre di SPBU Kota Batam, Selasa (29/9/2020). (TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

Begitu antrean panjang di SPBU dan kian menjadi polemik, Disperindag malah diminta untuk melakukan pengawasan.

Dia mencontohkan di Batuaji dan Sagulung, Dari delapan SPBU, hanya dua yang memiliki premium.

"Yang kami temui, banyak SPBU mengalami kekosongan Premium. Alasannya pendistribusian lambat.

Jadi warga yang membutuhkan Premiun, terpusat di SPBU yang memiliki stok premiun,"kata Gustian.

Jadi ini sangat tidak masuk akal. Seharusnya pihak pertamina, berkaca dulu. Antrean itu apa penyebabnya," tegasnya.

Dia meminta agar pertamina, mempercepat pe distribusian premiun ke SPBU agar pembeli tidak menumpuk di salah satu SPBU.

Antrean di SPBU Batam

Bahan bakar minyak berjenis premium kini sulit didapat, warga pun berkeliling mencari di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang masih buka.

Warga berkeliling mencari SPBU yang masih buka dan tersedi BBM premium, mereka bahkan berkeliling.

Pantauan Tribun dibeberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khususnya wilayah Sagulung dan Batuaji, Selasa (29/09/2020) antrean kendaraan mengular panjang.

ANTREAN SPBU - Antrean kendaraan dibeberapa SPBU, SPBU Tembesi, SPBU Top 100 Tembesi, SPBU Sei Temiang
ANTREAN SPBU - Antrean kendaraan dibeberapa SPBU, SPBU Tembesi, SPBU Top 100 Tembesi, SPBU Sei Temiang (TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

Termasuk di SPBU Pertamina Tembesi, SPBU Top 100 Tembesi dan SPBU Barelang.

Tidak hanya itu, bahkan SPBU Sei Temiang Sekupang juga demikian, antrean bahkan hingga malam hari jelang batas waktu SPBU tutup.

Antrean pembelian terjadi di pengisian premium. Kendaraan roda dua hingga roda empat akan berjejer rapi.

Bahkan antrean terjadi hingga ke jalan raya. Mulai dari pangkalan pengisian hingga ke jalan raya, uniknya membentuk lingkaran U agar dapat mengantre.

Antrean panjang didominasi kendaraan roda dua, sepeda motor.

"Gak tahu mau cari premium kemana lagi bang, mau ngisi pertalite mahal," ujar sala seorang warga sembari mengantre di SPBU Tembesi.

Tidak hanya dia, ratusan warga lainnya juga harus merasakan hal yang sama. Mereka harus menunggu lama.

Kini bahan Bakar Minyak berjenis Premium itu seakan menjadi barang mewah bagi para penggunanya, pasalnya ketika di salah satu tersedia di situ para pengendara akan berbondong-bondong untuk membeli.(TribunBatam.id/Ian Sitanggang/Bereslumbantobing)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved