Senin, 8 Juni 2026

TRIBUN WIKI

Mengenal Dermatographia, Munculnya Tonjolan di Kulit Setelah Tergores, Bagaimana Mengatasinya?

Dermatographia adalah penyakit yang membuat kulit penderitanya menjadi timbul atau menonjol setelah digaruk atau tergores.

Tayang:
Halodoc via Tribunnewswiki.com
DERMATOGRAPHIA - Dermatographia adalah penyakit yang membuat kulit penderitanya menjadi timbul atau menonjol setelah digaruk atau tergores. FOTO: ILUSTRASI. 

Editor: Widi Wahyuning Tyas

TRIBUNBATAM.id - Pernahkah Anda mendapati sebuah tonjolan muncul di kulit?

Tonjolan tersebut bisa muncul setelah kulit digaruk atau tergores.

Kondisi ini dikenal dengan dermatographia.

Dermatographia adalah penyakit yang membuat kulit penderitanya menjadi timbul atau menonjol setelah digaruk atau tergores.

Sering kali kondisi ini dikenal juga dengan dermographism atau dermatographic urticaria.

Gangguan kulit ringan ini biasanya tidak perlu diobati.

Kulit yang menonjol tersebut sering kali hilang dengan sendirinya dalam waktu 30 menit.

Gejala

Ketika tergores, kulit pengidap dermatographia akan mengalami pembengkakan berbentuk garis seperti biduran yang terkadang bisa terasa gatal.

Suhu tertentu juga berpotensi memperparah kondisi ini, misalnya udara dingin atau panas.

Begitu juga dengan udara kering atau air yang terlalu panas.

Gejala tersebut umumnya akan hilang setelah 30 menit tanpa penanganan khusus.

Namun, apabila tidak kunjung sembuh atau bertambah parah, dianjurkan untuk menemui dokter.

Penyebab

Dermatographia, atau juga dikenal dengan istilah skin writing, merupakan kondisi di mana bila seseorang menggores kulitnya secara halus.

Goresan tersebut akan berubah menjadi kemerahan disertai dengan biduran yang timbul menyerupai bentuk goresan.

Tanda tersebut umumnya hilang dalam waktu sekitar 30 menit.

Pengobatan

Dermatographia termasuk kondisi yang tidak bisa disembuhkan.

Tujuan pengobatannya adalah untuk meringankan gejala yang dialami pengidap.

Jika setelah beberapa waktu pembengkakan pada kulit tidak hilang dengan sendirinya, dokter akan memberikan obat antihistamin, seperti diphenhydramine, fexofenadine, atau cetirizine. 

Antihistamin bekerja dengan cara menghambat produksi histamin di dalam tubuh.

Obat ini juga bisa mengurangi rasa gatal pada biduran.

Walaupun dermatographia dapat menyebabkan ketidaknyamanan, reaksi negatif yang timbul akibat kondisi ini dapat dicegah.

Beberapa perubahan gaya hidup dan tindakan preventif yang dapat dilakukan adalah:

- Menghindari pakaian atau seprai yang menimbulkan rasa gatal. Bahan seperti wol dan bahan sintetik dapat menyebabkan iritasi pada kulit sebagian orang.

- Menggunakan sabun tanpa bahan kimia tertentu yang dapat menyebabkan kulit menjadi gatal.

- Mandi menggunakan air hangat.

- Menggunakan pelembab kulit setiap hari.

- Menangani stres, dengan cara berolahraga rutin, memastikan jam tidur cukup, dan melakukan rekreasi.

- Menghindari menggaruk kulit berlebihan, yang dapat memperparah kondisi dermatographia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnewswiki.com dengan judul 'Dermatographia'.

Sumber: TribunnewsWiki
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved