Breaking News:

Anggota Kawanan Becak Hantu Diciduk Polisi Setelah 20 Kali Beraksi, 3 Diantaranya Perempuan

Dua dari komplotan tersebut ditembak kakinya oleh Tim Jatanras Polrestabes Medan yaitu: Krisna Bayu dan rekannya Aprianto alias Lulu (21).

Editor: Anne Maria
istimewa
KOLASE kawanan pencuri bermodus becak hantu yang telah 20 kali beraksi di Kota Medan, Sumatera Utara. (TRIBUN MEDAN/HO) 

Editor: Anne Maria

TRIBUNBATAM.id, MEDAN - Polisi bongkar sindikat becak hantu di Medan.

Para pelaku yang berjumlah tujuh orang pun diamankan polisi.

Ke tujuhnya diciduk dari tempat yang berbeda-beda.

Tiga dari tujuh anggota gerombolan tersebut merupakan perempuan.

Mereka diketahui telah beraksi sekitar 20 kali dan berhasil menggasak barang-barang milik korbannya.

Dua dari komplotan tersebut ditembak kakinya oleh Tim Jatanras Polrestabes Medan yaitu: Krisna Bayu dan rekannya Aprianto alias Lulu (21) warga Jalan Pasar I, Desa Tambak Rejo, Kecamatan Medan Tembung, Kabupaten Deliserdang.

Personel Sabhara Tewas di Kebun Kelapa Sawit saat Kejar Pencuri, Mobilnya Sampai Terbalik

Catet Ya, Begini Cara Hindari Penipuan Modus Pencurian OTP

Pelaku lainnya bernama Irwansyah Putra dan Antonius Pasaribu alias Toni (17) warga Jalan Cendrawasih, Elang II Ujung, Kelurahan Mandala, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang.

Penangkapan ini juga mengikutsertakan tiga pelaku wanitanya yakni, Ida Pasaribu, Helen Pasaribu (28) warga Jalan Elang II, Kelurahan Mandala, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, dan Magdalena Samosir (40) warga Jalan Asrama Kodam, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Martuasah Tobing menerangkan, kawanan maling yang aksinya sempat viral di Media sosial (medsos) karena terekam CCTV rumah warga yang dicuri.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved