Breaking News:

Alquran Dikoyak Musala Diacak-acak, Apa Motif Pelaku Vandalisme Berusia Remaja di Tangerang?

Pria tanggung berusia 18 tahun "sukses" membuat geger Indonesia dengan aksi vandalisme yang menyinggung agama

Penulis: Irfan Azmi Silalahi | Editor: Irfan Azmi Silalahi
Kompas.com
Aksi vandalisme di Musala Darussalam, Perum Villa Tangerang Elok RT 05/ RW 08, Kelurahan Kutajaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Selasa (29/9/2020) 

Alquran Dikoyak Musala Diacak-acak, Apa Motif Pelaku Vandalisme Berusia Remaja di Tangerang?

TRIBUNBATAM.ID - Pria tanggung berusia 18 tahun "sukses" membuat geger Indonesia.

Saat publik Indonesia sedang sensitif; ketidakpastian ekonomi karena virus corona, sulit mencari pekerjaan dan beragam masalah sosial lain, pria berinisial SKN menyinggung sisi paling sensitif manusia, yakni kepercaaan, Tuhan.

Aksi vandalisme terjadi di Mushola Darussalam, Perum Villa Tangerang Elok RT 05/ RW 08, Kelurahan Kutajaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Selasa (29/9/2020)
Aksi vandalisme terjadi di Mushola Darussalam, Perum Villa Tangerang Elok RT 05/ RW 08, Kelurahan Kutajaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Selasa (29/9/2020) (Kompas.com)

Seorang diri ia masuk ke musalah dan mengacak-acak tempat ibadah umat Islam, agama mayoritas di Indonesia.

Ternyata Ini Motif Pemuda 18 Tahun Nekat Lakukan Aksi Vandalisme Mushola di Tangerang

Sejak dulu, agama, ras dan suku adalah hal tabu jika diganggu.

Dan SKN berhasil mengguncang Indonesia dengan ulahnya.

Polisi Tangkap Pelaku Vandalisme di Musala di Tangerang, Rumahnya 50 Meter dari Lokasi

Polisi hingga kini masih melakukan pemeriksaan terhadap SKN (18) pelaku vandalisme di musala yang berada di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terbaru, diketahui bahwa pelaku melakukan aksi vandalisme lantaran tertekan dilarang keluar rumah oleh orangtuanya.

Akhirnya Penbar Teror Vandalisme Tulisan Sudah Krisis Saatnya Membakar Ditangkap Polisi

"Tersangka melakukan perbuatannya tersebut karena tertekan, dilarang keluar rumah oleh orangtua tersangka setiap hari, sehingga tersangka emosi dan melampiaskan kekesalan dengan cara perbuatan tersebut," kata Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam Indardi kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Jumat (2/10/2020).

Mobil Porsche Seharga Rp 1,3 Miliar Milik Seorang Pengusaha Jadi Korban Vandalisme

Ade mengatakan, ada alasan mengapa orangtua SKN melarang anaknya untuk tidak keluar rumah.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved