Breaking News:

SUBSIDI GAJI RP 600 RIBU

TERBARU Bantuan Subsidi Upah Rp 600.000, Jutaan Pekerja Gagal Terima BLT Gaji, Ini Penyebabnya

Ada selisih data yang meambuat Kemenaker tak bisa menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) ke seluruh rekening yang mereka terima

kompas.com
Ilustrasi. Ada selisih data yang meambuat Kemenaker tak bisa menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) ke seluruh rekening yang mereka terima 

TERBARU Bantuan Subsidi Upah Rp 600.000, Jutaan Pekerja Gagal Terima BLT Gaji, Ini Penyebabnya

TRIBUNBATAM.ID - Kementerian Ketenagakerjaan menyampaikan ada selisih data yang meambuat pihaknya tak bisa menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) ke seluruh rekening mereka terima.

Awalnya anggaran untuk program ini dialokasikan kepada 15,72 juta pekerja dengan total anggaran Rp 37,74 triliun.

Gaji Pegawai Kontrak Bakal Setara PNS, Ada Tunjangan Keluarga hingga Jabatan

Data Tak Lengkap, Kemenaker Kembalikan 150.000 Rekening Calon Penerima Subsidi Gaji ke BPJS

Berdasarkan data yang divalidasi BPJS Ketenagakerjaan hingga 30 September 2020, hanya ada 12,4 juta pekerja yang layak mendapatkan subsidi upah, sehingga terdapat selisih anggaran di situ.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyebut, ada jutaan pekerja yang tak lolos verifikasi dan validasi sebagai penerima BLT subsidi gaji Rp 600.000 dari pemerintah.

Jika Subsidi Gaji Rp 600 Ribu Belum Ditransfer ke Rekening, Hubungi 1500910 atau bsu.bpjamsostek.id
Jika Subsidi Gaji Rp 600 Ribu Belum Ditransfer ke Rekening, Hubungi 1500910 atau bsu.bpjamsostek.id (BSU.BPJAMSOSTEK.ID)

"Jika rekening yang tidak aktif lagi dan tidak bisa disalurkan ke penerima program kami ikut saran KPK dan sudah seharusnya kami kembalikan sisa anggaran ke kas negara," jelas Ida dilansir dari Antara, Sabtu (3/10/2020).

Update BLT Subsidi Gaji Tahap 3, 14,3 Juta Nasabah BRI, BCA, BNI dan Mandiri Lolos Validasi

Namun hingga saat ini, menurut Ida, BPJS Ketenagakerjaan masih melakukan validasi data.

"Begitu kami pastikan rekening itu benar-benar tidak aktif selanjutnya kami kembalikan ke kas negara, tentu masih ada kesempatan ke Pak Agus (Dirut BPJS Ketenagakerjaan) untuk menyerahkan data rekeningnya melakukan verifikasi data," ungkap Ida.

Penjelasan BPJS Ketenagakerjaan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan para pemberi kerja masih ada yang belum memberikan nomor rekening para pekerjanya, tercatat 900 ribu pekerja belum menyerahkan rekening.

BLT Tenaga Pendidik, 398.637 Guru Honorer Terima Subsidi Gaji Rp 600 Ribu

"Kami mendapat data 15,7 juta data pekerja, dari situ kami lakukan pengumpulan rekening para peserta dan hingga akhir september jumlah rekening yang masuk ke Jamsostek adalah 14,8 juta, masih ada 900 ribu yang belum mengirimkan rekening antara lain karena kondisi geografis berada di daerah terpencil," kata Agus.

Ilustrasi gaji dan kartu BPJS Ketenagakerjaan
Ilustrasi gaji dan kartu BPJS Ketenagakerjaan (Kolase Tribun Timur: Shutterstock, BPJS Ketenagakerjaan)

Ketiadaan rekening itu menyulitkan koordinasi dan masih banyak juga pekerja yang menerima upah tunai sehingga tidak memiliki rekening.

Selanjutnya, BPJS Ketenagakerjaan menggunakan 3 lapisan validasi data.

Adakah BLT Gaji Tahap 4? Simak Penjelasan Pencairan Subsidi Gaji Pekerja Belum Masuk Rekening

"Dari 14,8 juta rekening yang masuk, kami lakukan validasi secara berlapis, ada 3 lapis yang kami lakukan pertama validasi dengan perbankan tersebar di 128 bank untuk mencocokkan apakah nomor rekening dan nama yang dikirim ke kami sesuai dengan terdaftar di bank, kalau tidak valid kami kembalikan ke perusahaan," ungkap Agus.

Jutaan Pekerja Akhirnya Batal Terima Subsidi Gaji Rp 600.000, Apa Sebanya?

Lapisan kedua adalah BPJS Ketenagakerjaan mengecek apakah para pekerja itu benar-benar pekerja yang upahnya di bawah Rp 5 juta dan merupakan anggota BPJS Ketenagakerjaan aktif hingga Juni 2020.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved