Breaking News:

Jokowi Sentil Masalah Lockdown Provinsi Hingga Jangan Bikin Gaduh Selama Penanganan Pandemi

Untuk diketahui, kasus Corona pertama di Indonesia diumumkan oleh Jokowi bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto pada 2 Maret 2020.

Editor: Eko Setiawan
Capture video
Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

TRIBUNBATAM.id |JAKARTA - Sudah 7 bulan Indonesia dihantui oleh Corona. Sejauh ini, pemerintah Indonesia melakukan penanganan terkait Covid ini.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pernyataan terkait tujuh bulan kasus Corona di Indonesia.

Untuk diketahui, kasus Corona pertama di Indonesia diumumkan oleh Jokowi bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto pada 2 Maret 2020.

Dengan demikian, pada 2 Oktober lalu, genap tujuh bulan kasus Corona di Indonesia.

Buruh di Batam Mogok Kerja 6-8 Oktober 2020, Anggota DPRD Ingatkan Protokol Kesehatan

RKWB Desak Proses Legalisasi Kampung Tua di Batam Tetap Berjalan

Makam Pegawai Kejaksaan Dibongkar Kembali Demi Kepentingan Otopsi, Korban Disiksa Sebelum Tewas

Dalam pernyataanya terkait tujuh bulan kasus Corona, Jokowi menyatakan pemerintah menerapkan strategi keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi. 

Jokowi juga mengklaim penanganan Corona di bawah kepemimpinannya cukup baik.

Tidak hanya itu, ia juga mengklaim kinerja ekonomi Indonesia di tengah pandemi tidak terlalu jelek.

Selain itu, Jokowi juga menegaskan tidak memilih pembatasan sosial di skala provinsi, kota atau kabupaten. 

Mantan Wali Kota Solo ini juga meminta masyarakat tidak membuat kegaduhan atau polemik di tengah pandemi.

Berikut poin-poin pernyataan Jokowi sebagaimana dirangkum dari Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (4/10/2020):

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved