PENANGANAN COVID
TKI dari Singapura dan Malaysia Lewat Batam Wajib Karantina, Sebelum Pulang Kampung
Sebanyak 60 Tenaga Kerja Indonesia menjalani karantina di Rusun Batamec, Tanjunguncang. TKI tersebut datang dari Malaysia dan juga Singapura.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sebanyak 60 Tenaga Kerja Indonesia menjalani karantina di Rusun Batamec, Tanjunguncang.
TKI tersebut datang dari Malaysia dan juga Singapura.
Sebelum TKI tersebut pulang ke kampung halaman, para TKI tersebut terlebih dahulu menjalani karantina di Rusun Batamec Tanjunguncang.
Seluruh TKI yang datang dari Malaysia dan Singapura, terlebih dahulu menjalani tes swab dan menunggu hasilnya keluar, sebelum pulang ke Kampung halamannya.
"Untuk saat ini ada sebanyak 40 orang yang masih berada di Rusun, dan sore ini akan masuk 20 orang lagi," kata dr. Jee Airo farullah, Minggu (4/10/2020).
Dia mengatakan untuk para TKI yang datang dari Malaysia dan Singapura, harus terlebih dulu menjalani tes swab.
Dia juga menjelaskan sampai saat ini untuk seluruh TKI yang datang dari Malaysia dan Singapura, sudah ada ratusan warga Batam, yang sudah tiba di Batam.
"Jadi dari ratusan TKI yang sudah tiba di Indonesia, hanya satu orang yang terpapar covid-19,"kata dr. Jee.
Dia juga mengatakan sampai saat ini sudah ratusan TKI yang sudah datang dari negara tetangga dan sudah banyak yang sudah pulang ke kampung halaman.
"Kita sifatnya hanya karantina warga Indonesia yang pulang dari luar negeri, dan setelah hasil swab mereka keluar, maka mereka bisa pulang kerumah mereka masing-masing,"kata dr. Jee.(Ian)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0410_karantina.jpg)