Breaking News:

Tolak Omnibus Law, Buruh di Batam Gelar Aksi di Tengah Covid-19, Ini Kata Kadinkes Kepri

Kadinkes Kepri,M Bisri menilai,jika pekerja tetap ingin menggelar aksi tolak omnibus law, bisa dilakukan perwakilan saja, agar tak muncul klaster baru

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id/Endra Kaputra
AKSI - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemprov Kepri, M Bisri meminta para buruh yang akan menggelar aksi di Batam terkait penolakan terhadap Omnibus Law, agar jangan melanggar protokol kesehatan di masa Covid-19 

Editor: Dewi Haryati

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Di tengah situasi pandemi Covid-19, sejumlah buruh di Batam rencananya akan menggelar aksi unjuk rasa (unras) terkait penolakan Omnimbus law.

Tak tanggung-tanggung, dari informasi yang beredar, aksi itu akan digelar tiga hari berturut-turut dari 6-8 Oktober 2020.

Dimintai tanggapannya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemprov Kepri, M Bisri mengatakan, bila aksi itu benar-benar diadakan, diminta agar tidak melanggar protokol kesehatan.

"Jangan langgar protokol kesehatan. Protokol kesehatan mulai dari menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," ujarnya, Senin (5/10/2020).

Disampaikannya, pencegahan Covid-19 menjadi hal wajib dilakukan bersama-sama, agar tidak muncul lagi kasus baru Covid-19.

Mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Kembali jadi Sorotan, Ajak Buruh Tolak Omnibus Law

Sudah Tahu Isi Omnibus Law? Ditolak Buruh Indonesia namun Diterapkan di Sejumlah Negara Maju

"Jangan sampai pula ada klaster baru nantinya. Tentunya paling utama jagalah diri sendiri dari Covid-19. Kalau sudah menjaga diri sendiri tidak akan membahayakan keluarga dan orang lain," ungkapnya.

Ia pun menyampaikan saran, aksi mengemukakan pendapat bisa dilakukan dengan cara baru dalam masa pandemi saat ini.

"Bisa mungkin hanya perwakilan saja yang membuat pertemuan terbatas. Tetap apa yang menjadi aspirasi tersampaikan. Kita tetap mengimbau agar bersama-sama kita cegah penyebaran Covid-19," ujarnya.

Ditanyakan, apakah sudah ada koordinasi dari Dinas Tenaga Kerja atau pihak kepolisian atas rencana aksi Unras tersebut?

"Sampai saat ini belum ada kita diundang rapat membahas rencana aksi unras ini," jawabnya.

(Tribunbatam.id/endrakaputra)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved