Breaking News:

ASET BP BATAM

Jumlah Waduk Beroperasi dan Gambaran Pasokan Air Batam

Selama ini, pasokan air di Kota Batam disalurkan dari enam waduk besar yang pernah dan masih beroperasi.

Editor: Tri Indaryani
ISTIMEWA
Waduk Duriangkang Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam selalu berupaya mengedepankan pelayanan dalam distribusi air bagi masyarakat Kota Batam.

Selama ini, pasokan air di Kota Batam disalurkan dari enam waduk besar yang pernah dan masih beroperasi.

Waduk-waduk ini dikelola dan dilestarikan oleh BP Batam.

"Sumber air bersih di Kota Batam saat ini hanya bergantung pada tampungan air hujan di waduk-waduk," ujar Manajer Air Baku, BU Fasling BP Batam, Hadjad Widagdo.

Adapun keenam waduk tersebut adalah waduk Sei Baloi, waduk Sei Ladi, waduk Sei Nongsa, waduk Mukakuning, waduk Duriangkang dan waduk Sei Harapan.

Waduk Sei Baloi memiliki volume 270.000 meter³ dan kapasitas 60 liter per detik.

Sedangkan waduk Sei Ladi bervolume 9.490.000 meter³ dan kapasitas 270 liter per detik.

Sementara itu, waduk Mukakuning beroperasi dengan volume 12.270.000 meter³ dan kapasitas 310 liter per detik, dan waduk Sei Nongsa dengan volume 720.000 meter³ dan kapasitas 110 liter per detik.

Waduk terbesar adalah dam Duriangkang, waduk ini memiliki volume 78.180.000 meter kubik dan kapasitas 3.000 liter per detik. Di daerah Sekupang, terdapat waduk Sei Harapan dengan volume 3.600.000 meter kubik dan kapasitas 210 liter per detik.

Oleh karena sumber satu-satunya air bersih di Kota Batam masih bergantung pada waduk, Hadjad mengimbau bagi masyarakat Batam agar selalu menghemat penggunaan air.

"Air yang dibutuhkan itu sangat boros kalau di Batam, yaitu 200 liter per orang per hari, sedangkan rata-rata perkotaan di Indonesia hanya 144 liter per orang per hari," tambah Hadjad. (adv)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved